Belajar Jarak Jauh Diterapkan di Pekanbaru, MBG Tetap Berjalan


Senin, 07 September 2026 - 14:56:48 WIB
Belajar Jarak Jauh Diterapkan di Pekanbaru, MBG Tetap Berjalan

RIAUIN.COM - Penerapan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kabut asap di Kota Pekanbaru memicu dilema dalam penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kendati siswa diinstruksikan belajar dari rumah demi menghindari paparan udara tidak sehat, sebagian murid bersama orang tua tetap harus datang ke sekolah hanya untuk mengambil jatah makanan.

Kondisi tersebut terlihat di SDN 186 Jalan Seroja, Pekanbaru, Senin (7/9/2026). Sejumlah orang tua tampak mendampingi anaknya membawa wadah makanan mandiri untuk diisi menu MBG yang telah disiapkan para guru di sekolah.

Narti, salah seorang orang tua murid, mengaku terpaksa mendatangi sekolah karena menerima instruksi penyaluran MBG. "Disuruh dijemput ke sekolah," kata Narti saat ditemui di lokasi.

Di sisi lain, pihak sekolah dilematis lantaran porsi makanan dari dapur penyedia sudah terlanjur diproses sebelum keputusan PJJ diterbitkan secara mendadak oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

"Mau diapakan kalau tidak dijemput, makanya kami umumkan agar dijemput ke sekolah," ujar salah seorang guru SDN 186.

Langkah ini menunjukkan perlunya koordinasi teknis yang lebih fleksibel antara pengelola program MBG dan pembuat kebijakan pendidikan. Pengalihan pembelajaran ke rumah untuk tingkat PAUD hingga SMP sejatinya bertujuan meminimalkan mobilitas anak di luar ruangan selama kabut asap melanda.

Sementara itu, untuk jenjang SMA dan SMK di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Riau, aktivitas belajar mengajar hingga saat ini masih berlangsung secara tatap muka. Evaluasi mekanisme penyaluran MBG saat kondisi darurat udara kabut asap kini menjadi perhatian para orang tua murid, agar tujuan perlindungan kesehatan anak tetap berjalan seiring dengan pemenuhan gizi harian. (*)