Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Pemko Bagikan Masker dan Minta Bantuan BNPB


Sabtu, 05 September 2026 - 18:02:32 WIB
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Pemko Bagikan Masker dan Minta Bantuan BNPB

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah cepat guna mengantisipasi dampak buruk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali memperburuk kualitas udara di wilayah setempat hingga masuk kategori tidak sehat.

Anak-anak sekolah tingkat dasar hingga menengah pertama serta kelompok lanjut usia menjadi prioritas utama penerima bantuan masker dari pemerintah.

"Konsep kami itu minimal di anak sekolah dulu. Seluruh anak SD, SMP itu harus kita siapkan masker mereka. Yang rentan itu kan anak-anak dan orang tua. Itu yang kita berikan masker secara cuma-cuma," ujar Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, Sabtu (5/9/2026).

Markarius Anwar menambahkan bahwa pembagian masker ini tidak berhenti pada kelompok rentan saja. Masyarakat umum di Kota Pekanbaru nantinya juga akan mendapatkan masker gratis guna menekan risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Selain membagikan masker, Pemko Pekanbaru juga bergerak cepat memperkuat kesiapsiagaan armada penanganan bencana di lapangan. Koordinasi intensif telah dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Riau serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Ini yang kita ajukan juga ke BNPB, peralatan, kebutuhan-kebutuhan yang mungkin bisa dibantu dalam meningkatkan kapasitas kita untuk menangani bencana kabut asap ini," tutur Markarius Anwar terkait pengajuan bantuan peralatan tambahan tersebut.

Mengenai kondisi di lapangan, pergerakan kabut asap di wilayah Pekanbaru dinilai masih sangat bergantung pada arah angin yang membawa asap kiriman dari daerah lain.

"Namun untuk titik api kita pastikan sudah tidak ada lagi. Beberapa lahan di provinsi tetangga kita masih ada yang terbakar," kata Markarius Anwar menutup keterangannya. -Juh