RIAUIN.COM - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mengalokasikan anggaran operasional sebesar Rp2 miliar pada APBD Murni 2026 untuk merespons kebutuhan darurat di sekolah dasar dan menengah pertama negeri secara cepat.
Skema anggaran khusus ini disiapkan agar sekolah tidak perlu menunggu proses pengusulan yang panjang pada tahun anggaran berikutnya saat menghadapi kerusakan atau kebutuhan fasilitas yang sifatnya mendesak.
"Kami sekarang ini sudah menyiapkan dana OP. OP ini ada Rp1 miliar untuk SD dan Rp1 miliar untuk SMP," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Kamis (3/9/2026).
Abdul Jamal menjelaskan bahwa penggunaan alokasi anggaran ini dibatasi ketat hanya untuk membiayai perbaikan atau pemenuhan sarana sekolah yang tergolong prioritas tinggi.
"Dana ini untuk keperluan mendesak saja. Tapi kalau dana OP, ada yang bersifat prioritas, itu kita bisa langsung kerjakan," ujar Abdul Jamal.
Pihaknya berencana terus mengusulkan ketersediaan dana operasional ini dalam struktur anggaran daerah secara berkelanjutan, termasuk mengajukan penambahan jika alokasi saat ini terserap habis sebelum akhir tahun.
"Kalau ini nanti habis, kita minta lagi dana OP-nya untuk sekolah-sekolah kepada Pak Wali di APBD Perubahan," tutur Abdul Jamal. (Bil)