Lahan Gambut Sungai Beringin Inhil Kembali Membara Usai Helikopter Water Bombing Dialihkan


Jumat, 04 September 2026 - 08:37:04 WIB
Lahan Gambut Sungai Beringin Inhil Kembali Membara Usai Helikopter Water Bombing Dialihkan

RIAUIN.COM - Kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir kembali membara pada Kamis (3/9/2026) siang. Api kembali membakar area semak belukar dan perkebunan kelapa setinggi puluhan hektare meski sempat dinyatakan padam usai tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman selama beberapa hari.

Bara api yang tersimpan di bawah permukaan tanah disinyalir menjadi penyebab utama kembalinya kobaran api di kawasan tersebut.

"Titik api kembali muncul di areal yang sebelumnya sudah sempat padam. Yang terbakar merupakan lahan gambut," kata Arliansyah.

Arliansyah menjelaskan bahwa titik api baru kini terpantau di sekitar Parit 19 dan Parit 17, Kelurahan Sungai Beringin. Karena struktur tanah gambut yang rapi menyimpan panas di dalam tanah, api sangat mudah terpicu kembali ke permukaan.

Di sisi lain, armada penanganan udara berupa helikopter water bombing yang sebelumnya memadamkan lokasi ini telah dialihkan ke daerah lain. Pengalihan dilakukan karena area Sungai Beringin sebelumnya sempat dinilai sudah aman dan hanya menyisakan asap tipis.

"Kemarin kan sudah padam, rupanya siang ini dilaporkan titik api muncul lagi," kata Edy Afrizal.

Edy Afrizal menambahkan, hari ini helikopter water bombing dikirim untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah Indragiri Hulu, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti.

Kebakaran di Sungai Beringin sendiri pertama kali terdeteksi sejak 27 Agustus 2026. Karhutla di area seluas sekitar 10 hektare tersebut sempat memicu kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah Tembilahan dan sekitarnya.

Saat ini, upaya pemadaman darat terus digencarkan secara intensif agar api tidak meluas ke pemukiman atau perkebunan warga lainnya.

"Tim gabungan masih melakukan pemadaman dari darat untuk mencegah api kembali meluas," tutur Arliansyah.

Ratusan personel gabungan yang diterjunkan ke lokasi terdiri dari unsur TNI—termasuk prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan Inhil—bersama Polri, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir. Tim pemadam kebakaran dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap Inhil juga turut dikerahkan ke lokasi untuk membantu percepatan pemadaman. (Bil)