Kasus Harian ISPA di Pekanbaru Melonjak Tiga Kali Lipat Akibat Asap Karhutla


Kamis, 03 September 2026 - 17:40:25 WIB
Kasus Harian ISPA di Pekanbaru Melonjak Tiga Kali Lipat Akibat Asap Karhutla

RIAUIN.COM - Lonjakan saban hari penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Pekanbaru menembus angka 300 pasien per hari di tengah kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Riau, Kamis (3/9/2026). Angka ini meningkat tajam dari rata-rata kondisi normal yang berada di kisaran 100 pasien harian.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat total akumulasi penderita ISPA telah menyentuh 706 orang selama masa tanggap darurat Karhutla. Jumlah tersebut menempatkan gangguan pernapasan sebagai penyakit yang paling banyak menyerang warga saat ini.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Dedy Sambudi meminta warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan mewaspadai paparan kabut asap karena kualitas udara yang belum stabil.

"Ada peningkatan kasus ISPA, dua kali lipat peningkatan kita hitung rata-ratanya per hari," ujar Dedy Sambudi saat memberikan keterangan resmi di Pekanbaru, Kamis (3/9/2026).

Selain menyerang saluran pernapasan, paparan pemicu polusi asap juga memicu sederet penyakit lainnya. Pihak dinas mendata puluhan warga mulai mengeluhkan gangguan kulit, mata, hingga paru-paru.

"Dari data tersebut, didapati pula, warga bukan hanya terkena ISPA karena kualitas udara yang memburuk akibat kebakaran lahan. Namun ada juga yang mengalami iritasi kulit," kata Dedy Sambudi.

Ia merincikan, sebanyak 33 warga dilaporkan menderita iritasi kulit, 23 orang mengalami kekambuhan asma, 15 orang menderita konjungtivitis atau mata merah, dan lima orang lainnya terdiagnosis pneumonia.

Pemerintah Kota Pekanbaru terus menyiagakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi potensi lonjakan pasien lanjutan seiring belum meredanya ancaman kabut asap. (Bil)