Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp 4 Miliar Atasi Sumbatan Air Jalan Paus


Selasa, 01 September 2026 - 14:46:15 WIB
Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp 4 Miliar Atasi Sumbatan Air Jalan Paus

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk membangun saluran air sepanjang 366 meter di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai. Langkah ini diambil guna mengatasi penyumbatan parah yang selama ini memicu genangan air di kawasan persimpangan Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Paus.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung meninjau pengerjaan proyek tersebut pada Selasa (1/9/2026). Ia menyebutkan bahwa infrastruktur lama sudah tidak sanggup menampung tingginya debit air hujan.

"Sebelumnya, di lokasi pembangunan ini terjadi penyumbatan parah akibat tumpukan sampah dan endapan sedimen, sehingga aliran air tersumbat total. Luapan air dari Jalan Arifin Ahmad tidak tertampung drainase lama," kata Agung di sela-sela peninjauan.

Saluran air yang sedang dibangun memiliki lebar 3 meter dengan kedalaman 1,5 meter. Fasilitas ini dirancang khusus untuk mengalirkan luapan air dari Jalan Arifin Ahmad menuju Jalan Paus. Pemko Pekanbaru juga merencanakan kelanjutan proyek ini hingga menembus ke Jalan Ambu-ambu.

Agung meminta sinergi dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga fasilitas publik yang sedang dibangun agar dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang.

"Kami sangat berharap warga dapat merawat dan tidak membuang sampah sembarangan ke dalam saluran ini. Sinergi masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan agar aliran air tetap lancar dan risiko banjir di kawasan Marpoyan Damai bisa berkurang secara signifikan," tegasnya.

Meski demikian, pengerjaan proyek ini memicu keluhan dari warga setempat. Zairil, seorang pemilik usaha di sekitar lokasi, mengeluhkan kelambatan proses pengerjaan yang sempat membuat tempat usahanya tergenang saat hujan deras. Ia juga mempertanyakan komitmen pihak pelaksana terkait akses ke tempat usahanya.

"Awalnya dia mau janji bongkar dan dicor semuanya, cuma akhirnya tidak jadi dicor jembatan untuk ke tempat saya," ungkap Zairil.

Ia berharap pihak kontraktor segera menyelesaikan pengerjaan drainase secara keseluruhan dan menepati janji untuk membangun jembatan akses ke tempat usahanya. (Bil)