Dua Kali Terjadi, Perairan Sungai Sendewo Meranti Rawan Serangan Buaya Muara


Senin, 31 Agustus 2026 - 08:42:56 WIB
Dua Kali Terjadi, Perairan Sungai Sendewo Meranti Rawan Serangan Buaya Muara

RIAUIN.COM - Kecamatan Pulau Merbau melaporkan tingginya kerawanan serangan buaya muara di Sungai Sendewo, Desa Renak Dungun, Kabupaten Kepulauan Meranti. Jalur sungai yang menjadi sarana transportasi dan tempat mata pencaharian warga tersebut kini menjadi ancaman serius setelah insiden penyerangan satwa liar kembali terulang.

Peristiwa terbaru menimpa Atai (35), warga Dusun III Rintis, Desa Renak Dungun, pada Jumat (28/8/2026) pukul 09.30 WIB. Korban diterkam buaya pada kaki kiri saat menyeberangi sungai menggunakan rakit. Korban beruntung berhasil selamat dan kini tengah menjalani pemulihan di rumahnya dengan pemantauan dari pihak kecamatan.

Camat Pulau Merbau Hermansyah mengonfirmasi bahwa insiden ini merupakan kali kedua buaya muara menyerang warga di lokasi perairan yang sama. Sebelumnya, serangan serupa juga pernah menimpa seorang warga dari Desa Tanjung Bunga.

"Kejadian ini yang kedua kalinya. Alhamdulillah warga selamat," ujar Hermansyah saat dikonfirmasi, Minggu (30/8/2026).

Merespons berulangnya peristiwa tersebut, Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau merilis imbauan kewaspadaan hingga tingkat dusun agar warga tidak bertindak sendiri saat melihat keberadaan satwa pemangsa itu. Langkah koordinasi juga dilakukan dengan melaporkan temuan ini ke instansi teknis untuk penanganan lebih lanjut.

"Sudah saya laporkan ke Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti untuk diteruskan ke BKSDA Provinsi Riau," kata Hermansyah.

Pihak kecamatan meminta warga yang terpaksa beraktivitas di sekitar sungai untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra guna meminimalkan risiko penyerangan susulan.

"Untuk masyarakat, kami mengimbau agar selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sungai. Jangan mengambil risiko, karena keselamatan warga yang paling utama," tegas Hermansyah. (Bil)