RIAUIN.COM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru berencana menggelar rapat bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian serta instansi terkait untuk membahas potensi pembatasan aktivitas luar ruangan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Disbudpar Pekanbaru Akmal Khairi menyampaikan bahwa kebijakan teknis terkait imbauan maupun pembatasan kegiatan masyarakat masih akan dirumuskan bersama.
"Memang rencananya kita akan menggelar rapat dengan Diskominfo dan dinas terkait lainnya terkait dengan pembatasan aktivitas di luar ruangan, tapi belum. Untuk teknisnya itu ada di Diskominfo," kata Akmal, Jumat (28/8/2026).
Meski kualitas udara di wilayah Riau menurun akibat sebaran asap, Akmal memastikan sektor pariwisata di ibu kota Provinsi Riau tersebut belum memberlakukan pembatasan aktivitas secara resmi bagi para pengunjung.
"Hingga saat ini belum berdampak karena belum ada pembatasan aktivitas masyarakat," ujar Akmal.
Pihaknya masih memantau perkembangan situasi di lapangan sebelum mengambil kebijakan lanjutan terkait sektor pariwisata. Keputusan mengenai imbauan kunjungan wisata masih menunggu arahan dari pimpinan daerah.
"Kita melihat ke depannya, tapi sampai saat ini belum ada dampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Kita juga menunggu arahan dan rekomendasi dari pimpinan," tutur Akmal. (Bil)