Kasus ISPA Capai 3.293 di Riau, Pekanbaru Catat Jumlah Terbanyak


Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:14:53 WIB
Kasus ISPA Capai 3.293 di Riau, Pekanbaru Catat Jumlah Terbanyak

RIAUIN.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sebanyak 3.293 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) terjadi sepanjang 19 hingga 27 Agustus akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah tersebut, Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan temuan kasus terbanyak, yakni 904 kasus, disusul Kabupaten Pelalawan 650 kasus dan Kabupaten Kampar 361 kasus.

Lonjakan tertinggi penderita ISPA tercatat pada 27 Agustus dengan total 1.333 kasus yang mencakup penyakit asma, influenza, serta gangguan pernapasan lainnya.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa seluruh pasien terdampak sejauh ini berhasil ditangani di fasilitas kesehatan primer tanpa ada yang dirawat inap.

"Kami memastikan bahwa ini dapat tertangani dengan baik. Terbukti dengan tidak adanya masyarakat yang harus dirawat atau membutuhkan rujukan ke rumah sakit. Semua pasien yang datang ke puskesmas, berkonsultasi, mendapatkan obat lalu kembali ke rumah," kata SF Hariyanto saat Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla di Markas Polda Riau, Jumat (28/8/2026).

Guna mengantisipasi memburuknya kualitas udara, Pemerintah Provinsi Riau instruksikan seluruh dinas kesehatan di kabupaten dan kota untuk menyiagakan logistik obat-obatan serta membagikan masker secara gratis kepada warga.

"Kita minta Diskes Riau koordinasi dengan daerah. Pastikan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjut melakukan penanganan terhadap keluhan kesehatan masyarakat akibat dampak kabut asap," kata SF Hariyanto.

Selain itu, daerah diminta mengaktifkan Public Safety Center (PSC) 119, menyiagakan Emergency Medical Team (EMT), serta menyiapkan rumah singgah atau ruang evakuasi beroksigen. Jika status siaga darurat karhutla ditetapkan, posko kesehatan akan didirikan berdampingan dengan posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di setiap wilayah. (Bil)