Atasi Kelangkaan Air Karhutla Kerumutan, Pemprov Riau Kerahkan 15 Alat Berat


Senin, 24 Agustus 2026 - 12:03:22 WIB
Atasi Kelangkaan Air Karhutla Kerumutan, Pemprov Riau Kerahkan 15 Alat Berat

RIAUIN.COM - Sulitnya pasokan air di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, memaksa Pemerintah Provinsi Riau mengerahkan 15 unit alat berat serta menerjunkan puluhan personel tambahan untuk menggali penampungan air darurat, Senin (24/8/2026).

Langkah tersebut diambil karena keterbatasan sumber air permukaan menjadi hambatan utama tim pemadam di lapangan. Pasukan tambahan yang dikirim akan difokuskan untuk membuat embung dan parit gajah guna memutus rantai penyebaran api sekaligus menjamin ketersediaan air pemadaman.

"Personel diturunkan untuk menggali embung-embung yang ada. Kita usahakan untuk kembali ada airnya, supaya pemadaman api bisa maksimal," kata Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat melepas Satgas Karhutla di Pekanbaru, Senin (24/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa 15 unit alat berat akan segera beroperasi di area terbakar untuk mempercepat sekat bakar berupa parit gajah.

"Tujuannya untuk mempercepat pembuatan parit gajah di sekitar kawasan yang terbakar. Selain memblokir pergerakan api, parit gajah ini nantinya juga bisa menjadi sumber air untuk membantu proses pemadaman," ujar SF Hariyanto.

Sebanyak 92 personel gabungan baru diterjunkan untuk menyokong 300 petugas yang lebih dulu berjibaku di Kerumutan. Tim tambahan tersebut terdiri atas 50 personel Satpol PP, 15 personel BPBD Damkar, masing-masing 10 personel dari Basarnas dan Dinas Kesehatan, 5 personel Biro Umum, serta 2 operator alat berat dari Dinas PUPR PKPP.

"Hari ini kita lepas tambahan 92 personel untuk perbantuan penanganan karhutla di Kerumutan. Memang sudah ada 300 personel untuk pemadaman karhutla di Kerumutan, dan ini kita tambah agar makin optimal," tutur SF Hariyanto.

Tim gabungan baru ini langsung bergabung dengan unsur TNI, Polri, dan Manggala Agni untuk mempercepat pemadaman total serta mengamankan area sekitar dari perluasan titik api. (Bil)