Foto: Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi
Laporan: Hendrianto.
RIAUIN.COM— Jalur Bintang Emas Cahaya Intan 2023 dan Alam Cahayo Tuah Nagoghi melangkah ke babak grand final ajang Pacu Jalur 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan. Kedua perahu mengamankan tempat di partai puncak usai memenangi laga semifinal.
Laga ini mempertemukan dua perahu dengan rekam jejak mentereng di gelanggang pacu Kuantan Singingi. Bintang Emas Cahaya Intan asal Desa Tanjung, Hulu Kuantan, menyandang status juara bertahan usai menjuarai Festival Pacu Jalur Nasional 2025 di Tepian Narosa. Jalur ini dikenal memiliki ketenangan mental dan taktik pengolahan tempo yang matang pada partai krusial.
Sementara itu, Alam Cahayo Tuah Nagoghi asal Desa Sikakak, Cerenti, hadir sebagai penantang utama dengan modal gelar juara Festival Pacu Jalur Kebudayaan 2026 di Tepian Lubuok Sobae, Baserah. Perahu ini dikenal mengandalkan akselerasi dan daya ledak kayuhan sejak pancang awal.
Berdasarkan hasil pengundian lintasan babak grand final, Bintang Emas Cahaya Intan menempati jalan kiri, sedangkan Alam Cahayo Tuah Nagoghi berpacu di jalan kanan.
Perubahan posisi jalan ini menuntut penyesuaian teknis, khususnya bagi Bintang Emas Cahaya Intan. Arus di jalan kiri Tepian Narosa memerlukan ketelitian juru mudi serta kedisiplinan pendayung bagian depan untuk menjaga haluan perahu tetap lurus.
Meski demikian, Bintang Emas Cahaya Intan diproyeksikan tidak mengubah pola dasar kayuhan. Tim ini berpotensi meningkatkan frekuensi kayuhan pada pancang awal guna mengimbangi intensitas kecepatan Alam Cahayo Tuah Nagoghi.
Sebelumnya, pada babak semifinal, Alam Cahayo Tuah Nagoghi menghentikan perlawanan Pangeran Hilir Rantau Kuantan. Pada laga semifinal lainnya, Bintang Emas Cahaya Intan mengungguli Panglimo Rimbo Piako. (***)