RIAUIN.COM - Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan jalur prioritas pengisian Bio Solar bagi armada logistik pangan. Langkah ini dinilai mendesak untuk mempercepat distribusi dan menekan lonjakan harga ayam potong yang kini menembus Rp47.000 per kilogram.
Rizky menilai kelancaran distribusi menjadi salah satu kunci utama agar pasokan ke pasar tradisional kembali normal. "Pemko bersama otoritas terkait harus segera memberikan jalur prioritas pengisian Bio Solar bagi armada logistik pangan agar pengiriman tidak terhambat antrean bahan bakar," ujar Rizky, Sabtu (22/8/2026).
Selain masalah BBM logistik, Politisi Partai Gerindra sekaligus Ketua Kadin Kota Pekanbaru ini meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Dinas Ketahanan Pangan melakukan audit menyeluruh terhadap rantai distribusi dari distributor besar hingga ke tingkat pengecer.
Menurutnya, pengawasan ketat perlu dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yang sengaja menahan pasokan di tengah tingginya permintaan. Rizky mengingatkan agar tingginya kebutuhan pasokan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dijadikan alasan atas kelangkaan barang di pasar tradisional.
"Tingginya permintaan pasokan ayam untuk MBG bukan dalih yang bisa diterima untuk menciptakan kelangkaan dan membebani masyarakat di pasar tradisional. Pemko wajib mengintegrasikan serapan peternak secara presisi agar kuota MBG dan pasokan harian pedagang kecil sama-sama tercukupi," kata Rizky.
Sebagai langkah jangka panjang, ia mendesak percepatan pengoperasian penuh Pasar Induk di Pekanbaru. Kehadiran pasar induk dianggap vital sebagai pusat kendali logistik, transparansi pasokan, sekaligus mencegah permainan harga oleh spekulan.
"Kehadiran pasar induk mutlak diperlukan sebagai pusat kendali logistik, transparansi pasokan, serta benteng stabilisasi harga pangan di Pekanbaru. Pemko harus mengambil tindakan nyata di lapangan demi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat," tegas Rizky. -Juh