RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memantau sebanyak 67 titik panas atau hotspot tersebar di wilayah Provinsi Riau hingga Kamis (20/8/2026) malam.
"Untuk Riau, hotspot terpantau di Kabupaten Pelalawan sebanyak 50 titik, Indragiri Hulu 9 titik, Indragiri Hilir 6 titik, serta Rokan Hulu dan Rokan Hilir masing-masing satu titik," kata Forecaster On Duty BMKG, Putri Santy S.
Secara keseluruhan di Pulau Sumatera, total titik panas mencapai 863 titik. Sumatera Selatan menjadi daerah penyumbang terbanyak dengan 271 titik, disusul Bangka Belitung 183 titik, Jambi 118 titik, Aceh 107 titik, Lampung 84 titik, Bengkulu 13 titik, Kepulauan Riau 8 titik, Sumatera Utara 7 titik, dan Sumatera Barat 5 titik.
Di tengah sebaran titik panas tersebut, kondisi cuaca di Riau diprakirakan dominan cerah berawan dari pagi hingga malam hari, meski hujan lokal sempat mengguyur sebagian wilayah Indragiri Hilir pada pagi hari.
"Untuk pagi hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Berdasarkan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal terpantau terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hilir," ujar Putri Santy S.
Ia menambahkan, potensi hujan berintensitas ringan diprakirakan kembali terjadi pada dini hari di wilayah Rokan Hulu dan Kampar. BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Riau pada periode ini.
Suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 sampai 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat berkecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Sementara itu, tinggi gelombang di perairan Riau tergolong rendah, yakni berkisar 0,5 hingga 1,25 meter. (Bil)