RIAUIN.COM - Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan menerjunkan dua regu Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 434,35 hektare di Kelurahan Sei Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (19/8/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari operasi serentak penanganan karhutla yang tersebar di lima lokasi wilayah Provinsi Riau.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menjelaskan bahwa area di Indragiri Hulu menjadi titik penanganan terbesar dalam operasi kali ini.
“Di Sei Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, estimasi luasan yang terbakar sekitar 434,35 hektare dan ditangani oleh dua regu,” ujar Ferdian Krisnanto, Rabu (19/8/2026).
Selain di Indragiri Hulu, Manggala Agni mengerahkan personel ke empat lokasi lain yang tersebar di Kabupaten Kampar, Bengkalis, dan Pelalawan.
Untuk wilayah Kabupaten Kampar, pemadaman difokuskan pada dua titik. Titik pertama berada di area penggunaan lain (APL) Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, dengan luas area terbakar sekitar 3,5 hektare. Titik kedua terletak di Desa Pagaruyung, Kecamatan Tapung, yang hangus sekitar 10 hektare dan telah memasuki hari ketiga kebakaran.
“Untuk Daops Pekanbaru, personel melakukan operasi di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, dengan estimasi luasan 3,5 hektare, serta Desa Pagaruyung, Kecamatan Tapung, dengan estimasi 10 hektare,” tutur Ferdian Krisnanto.
Sementara itu, di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, api telah membakar sekitar 20 hektare lahan. Petugas di lokasi memasuki tahap pendinginan (mopping up) setelah upaya pemadaman berlangsung selama tujuh hari.
“Di Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, tim melaksanakan mopping up setelah penanganan kebakaran yang sudah memasuki hari ketujuh,” tambahnya.
Adapun di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, sebanyak 13 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Daops Rengat diterjunkan untuk memperkuat tim Daops Siak dalam menangani kebakaran yang baru memasuki hari pertama.
Ferdian Krisnanto menegaskan seluruh jajarannya terus bersiap di lapangan guna mengantisipasi penyebaran api yang lebih luas.
“Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan sesuai perkembangan kondisi kebakaran. Personel dikerahkan untuk mengendalikan api dan mencegah perluasan kebakaran,” tegas Ferdian Krisnanto. (Bil)