Korsleting Listrik dan Kompor Gas Jadi Penyebab Utama Kebakaran di Pekanbaru


Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:13:41 WIB
Korsleting Listrik dan Kompor Gas Jadi Penyebab Utama Kebakaran di Pekanbaru

RIAUIN.COM - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat 142 peristiwa kebakaran terjadi di wilayahnya sejak Januari hingga 27 Juli 2026. Rangkaian insiden tersebut menelan dua korban jiwa dan menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru Zarman Candra menyebutkan, insiden kebakaran bangunan menjadi kasus yang paling mendominasi.

"Kebakaran bangunan mencapai 116 kejadian. Selain itu, tercatat 13 kebakaran lahan, sembilan kebakaran kendaraan, serta empat kejadian pemadaman di wilayah perbatasan dengan kabupaten tetangga," kata Zarman Candra, Jumat (14/8/2026).

Menurut evaluasi tim DPKP di lapangan, gangguan arus pendek atau korsleting listrik menjadi pemicu utama mayoritas kebakaran rumah maupun gedung. Selain korsleting, beberapa kasus di pemukiman warga juga disebabkan oleh ledakan kompor gas.

Zarman Candra meminta masyarakat untuk lebih aktif memeriksa kondisi sarana di rumah masing-masing demi mencegah munculnya potensi bahaya.

"Kondisi ini harus kita antisipasi dengan memastikan instalasi listrik berfungsi dengan baik. Jangan lupa mematikan kompor gas setelah digunakan," ujar Zarman menambahkan.

Masyarakat yang melihat atau menghadapi situasi darurat diimbau untuk segera menghubungi layanan Call Center TRC Pekanbaru Aman 112. Penanganan awal yang cepat dari petugas di lapangan sangat krusial untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa dan kerugian materiil. (Bil)