Hingga Agustus 2026, PAD Kuantan Singingi Terealisasi Rp115,9 Miliar


Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:58:04 WIB
Hingga Agustus 2026, PAD Kuantan Singingi Terealisasi Rp115,9 Miliar

Dr Masrul Hakim

 

Laporan: Hendrianto.

RIAUIN.COM— Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp115,96 miliar hingga Agustus 2026. Angka ini setara dengan 45,41 persen dari target APBD 2026 yang ditetapkan sebesar Rp255,40 miliar. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bapenda Kuansing, Dr. Masrul Hakim, kepada riauin.com, Jumat (14/8).

" Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kuantan Singingi, Bapenda menjadi penyumbang nominal terbesar dengan realisasi Rp64,03 miliar atau 55,33 persen dari target Rp115,72 miliar, " kata Masrul Hakim kepada riauin.com, Jumat pagi (14/8).

Penerimaan Bapenda didorong oleh Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp16,20 miliar (62,83 persen), Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp16,11 miliar (67,88 persen), serta PBJT Tenaga Listrik senilai Rp15,98 miliar (47,19 persen).

Penerimaan PAD juga disokong RSUD Teluk Kuantan yang mencatatkan realisasi Rp34,51 miliar atau 46,02 persen dari target Rp75 miliar, serta Dinas Kesehatan sebesar Rp12,33 miliar (52,02 persen dari target Rp23,71 miliar) melalui layanan BLUD.

Sejumlah sektor pajak dan retribusi mencatatkan capaian melampaui target. Pajak Air Tanah terealisasi Rp683,80 juta (170,95 persen dari target Rp400 juta), Retribusi Tempat Khusus Parkir Dinas Perhubungan mencapai Rp175 juta (145,83 persen dari target Rp120 juta), dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar Rp1,75 miliar (115,26 persen dari target Rp1,52 miliar).

Secara bulanan, penerimaan PAD khusus pada bulan Agustus 2026 mencatatkan kenaikan signifikan menjadi Rp1,82 miliar, meningkat jika dibandingkan penerimaan bulanan pada Agustus 2025 yang tercatat sebesar Rp594,42 juta.

Meski demikian, beberapa sektor masih membukukan penerimaan rendah. Pajak Sarang Burung Walet belum mencatatkan realisasi dari target Rp100 juta. Retribusi Dinas Perikanan baru terealisasi Rp15,76 juta (5,16 persen dari target Rp305,40 juta), dan penerimaan BPKAD untuk Lain-lain PAD yang Sah baru mencapai Rp468,35 juta (1,67 persen dari target Rp28 miliar). (***