Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Lima Lokasi Pekan Ini untuk Tekan Inflasi


Senin, 10 Agustus 2026 - 12:13:18 WIB
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Lima Lokasi Pekan Ini untuk Tekan Inflasi

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau dan PT Riau Pangan Bertuah menggelar operasi pasar murah di lima titik yang tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak sepanjang pekan ini. Langkah ini diambil guna menjaga pasokan bahan pokok dan mengendalikan kestabilan harga di tingkat masyarakat.

Lokasi kegiatan dijadwalkan berganti setiap hari, mencakup empat titik di Pekanbaru dan satu titik di Siak.

"Pekan ini akan ada lima titik lokasi operasi pasar murah yang tersebar di dua daerah, yaitu Kabupaten Siak dan Kota Pekanbaru," kata Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Riau, Tetty Nurdianti, Senin (10/8/2026).

Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin pagi di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru. Pada Selasa (11/8/2026), pasar murah bergeser ke Halaman Kantor Lurah Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai.

Selanjutnya pada Rabu (12/8/2026), pelaksanaan dipindahkan ke Kabupaten Siak, berlokasi di Halaman Kantor Desa Seminari, Kecamatan Kerinci Kanan. Kegiatan kembali ke Pekanbaru pada Kamis (13/8/2026) di Halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Jalan Pattimura, serta ditutup pada Jumat (14/8/2026) di Kelurahan Maharani, Jalan T Mahmud, RT 02 RW 03, Kecamatan Rumbai Barat.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," ujar Tetty.

Sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga di bawah pasar. Beras SPHP dibanderol Rp60.000 per 5 kg, sedangkan beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dijual Rp84.500 per 5 kg dan Rp169.000 per 10 kg. Gula pasir dijual Rp18.000 per kg, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus, telur ayam Rp49.000 per papan, serta garam seharga Rp2.000 per bungkus.

Tetty mengimbau warga yang hendak berbelanja agar tetap tertib dan membawa wadah belanja mandiri.

"Kami berharap masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami juga mengimbau warga membawa kantong belanja sendiri dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya. (Bil)