RIAUIN.COM - Langkah mitigasi bencana dan perlindungan infrastruktur vital terus digesa Pemerintah Provinsi Riau di wilayah Rokan Hulu. Memasuki tahap pelelangan proyek pemeliharaan, fondasi Jembatan Sei Rokan Kiri yang membentang di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, dipastikan bakal diperkokoh untuk menjamin keandalan lalu lintas penghubung Riau dan Sumatera Utara.
Langkah teknis ini diambil sebagai bentuk antisipasi agar abrasi sungai tidak kembali merusak struktur utama penopang jembatan di ruas strategis Tandun–Pasir Pengaraian tersebut.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Riau Zulfahmi menegaskan bahwa pengerjaan fisik terfokus pada perlindungan tiang dari benturan material banjir dan erosi arus.
"Proses lelang yang sedang berjalan ini khusus untuk pemeliharaan Jembatan Sei Rokan Kiri di Ujung Batu yang dulu pernah miring. Dua pilar penopang akan dikuatkan kembali supaya struktur fondasi tahan dari tekanan air sungai," ujar Zulfahmi, Rabu (5/8/2026).
Metode proteksi pilar yang diterapkan direncanakan sejenis dengan teknis penanganan terdahulu. Pola ini dinilai efektif membentengi tiang dari dampak pergeseran alur sungai serta dinamika pasang surut Sungai Rokan Kiri.
"Tujuan utama penambahan ketahanan pada pilar ini adalah mencegah kelongsoran tanah dasar akibat tergerus arus. Konsep konstruksinya konsisten melanjutkan pembenahan yang sudah berjalan," kata Zulfahmi menambahkan.
Keberadaan sarana penyeberangan ini terbilang sangat krusial bagi mobilitas warga maupun distribusi ekonomi kawasan Rokan Hulu menuju Pekanbaru. Jalur ini sempat terganggu parah pada akhir November 2024 setelah tumpukan material kayu yang terbawa banjir menghantam salah satu pilar hingga memicu penurunan lantai jembatan setinggi 80 hingga 86 sentimeter.
Kala itu, kendaraan roda empat terpaksa dialihkan ke lintasan alternatif demi menghindari risiko keselamatan. Pemprov Riau kemudian menggelontorkan dana senilai Rp3,32 miliar pada Mei 2025 untuk memasang sheet pile dan pancang pipa baja. Lewat paket lelang pemeliharaan terbaru ini, konektivitas moda transportasi darat interkoneksi antarprovinsi dijamin makin aman serta bebas dari ancaman kelumpuhan lalu lintas. (Bil)