BGN Bekukan Tiga Unit Pelayanan Gizi di Riau akibat Penyimpangan Prosedur


Jumat, 31 Juli 2026 - 18:55:10 WIB
BGN Bekukan Tiga Unit Pelayanan Gizi di Riau akibat Penyimpangan Prosedur

RIAUIN.COM - Langkah tegas diambil Badan Gizi Nasional terhadap ratusan unit pelayanan Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia. Di Provinsi Riau, sebanyak tiga dapur penyedia suplai Makanan Bergizi Gratis terpaksa dihentikan operasinya usai terbukti melanggar ketentuan operasional yang telah disyaratkan.

Tindakan sanksi berupa penyegelan sementara ini berakar dari temuan ketidaksesuaian standar penyelenggaraan di lapangan. Pihak otoritas memberikan tenggat waktu bagi para pengelola untuk membenahi seluruh kekurangan sebelum diizinkan menyalurkan makanan kembali.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru Syartiwidya mengonfirmasi adanya tindakan penertiban terhadap fasilitas penyedia gizi di wilayah kerjanya.

"Untuk di Riau ada tiga dapur MBG yang dihentikan," ujar Syartiwidya, Jumat (31/7/2026).

Penutupan fasilitas ini tidak bersifat permanen. Pihak pengelola saat ini diarahkan untuk menuntaskan evaluasi, baik dari segi pemenuhan kelengkapan dokumen maupun kelayakan teknis pengerjaan di area dapur.

"Sekarang tiga dapur MBG itu sedang dalam proses agar bisa kembali beroperasi," tutur Syartiwidya.

Langkah pembenahan tersebut dilakukan demi menjamin kualitas serta keamanan pangan bagi para penerima manfaat. Di samping fokus menyelesaikan pemulihan tiga unit penyuplai tersebut, otoritas daerah menegaskan belum ada rencana penambahan mitra baru dalam waktu dekat.

"Sampai sekarang belum ada informasi mengenai pembukaan dapur MBG baru," ungkap Syartiwidya.

Penertiban di Bumi Lancang Kuning ini merupakan bagian dari gelombang evaluasi berskala nasional oleh BGN yang menyasar 833 unit dapur bermasalah. Dari total penindakan tersebut, Pulau Sumatera mencatatkan 98 dapur yang ditangguhkan. Sementara itu, wilayah Jawa dan Madura mendominasi angka pembekuan dengan 311 unit, disusul daerah lainnya di luar kawasan tersebut yang mencapai 434 dapur. (*)