Meninggal di Tengah Pelayaran Selat Rupat, Jenazah ABK MT Pancaran Agility Dievakuasi Tim SAR


Selasa, 21 Juli 2026 - 08:49:36 WIB
Meninggal di Tengah Pelayaran Selat Rupat, Jenazah ABK MT Pancaran Agility Dievakuasi Tim SAR

RIAUIN.COM - Tim SAR gabungan dari Unit Siaga SAR Dumai merampungkan evakuasi medis terhadap jenazah seorang kru kapal tanker MT Pancaran Agility yang mengembuskan napas terakhir saat melintas di wilayah Perairan Selat Rupat, Kota Dumai, Riau, Selasa (21/7/2026).

Langkah cepat dilakukan personel SAR setelah memperoleh laporan darurat dari pihak pengelola kapal terkait kondisi kesehatan anak buah kapal (ABK) yang mendadak memburuk di tengah pelayaran.

Upaya penyelamatan sejatinya sempat diupayakan oleh sesama awak kapal ketika korban, Mulfian Munir (73), mendadak tak sadarkan diri pada Senin (20/7/2026).

"Kru kapal sempat memberikan tindakan pertolongan pertama selama sekitar 10 menit sesaat setelah korban pingsan," ujar Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi melalui keterangan resminya, Selasa.

Namun, nyawa warga negara Indonesia tersebut tidak dapat diselamatkan. Tim medis yang kemudian menaiki kapal untuk memeriksa kondisi fisik korban secara menyeluruh menyatakan bahwa Mulfian Munir telah meninggal dunia di atas perahu.

Menerima informasi tersebut, Basarnas Pekanbaru langsung menerjunkan tim penyelamat menuju titik lokasi pertemuan di Selat Rupat guna memindahkan jenazah ke darat.

"Empat personel rescue USS Dumai bersama tiga kru RB 218 Dumai kami berangkatkan menuju koordinat penjemputan di wilayah Perairan Dumai," kata Budi Cahyadi.

Proses pemindahan jenazah dari kapal tanker ke armada SAR berlangsung aman tanpa kendala cuaca. Usai merapat di dermaga daratan Dumai, jenazah korban langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan daerah.

"Jenazah korban segera kami bawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai untuk penanganan dan pemeriksaan medis lanjutan sesuai regulasi," tutur Budi Cahyadi. (Bil)