Lonjakan Titik Panas di Riau Capai 28 Titik, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem


Kamis, 16 Juli 2026 - 08:38:33 WIB
Lonjakan Titik Panas di Riau Capai 28 Titik, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

RIAUIN.COM - Jumlah titik panas atau hotspot yang terdeteksi di wilayah Provinsi Riau mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 28 titik pada Kamis (16/7/2026). Di saat yang sama, wilayah Riau juga menghadapi potensi ancaman cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebaran titik panas tersebut saat ini sudah meluas ke delapan kabupaten dan kota di Riau. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan sumbangan titik panas terbanyak, yakni mencapai 12 titik.

"Di Provinsi Riau terpantau 28 titik panas yang tersebar di delapan kabupaten dan kota. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan maupun lahan agar dapat segera ditangani," kata Mari Frystine selaku prakirawan tugas BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Kamis.

Mari Frystine memerinci, selain Bengkalis, titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Rokan Hulu, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Siak yang masing-masing memiliki tiga titik. Selanjutnya, Kabupaten Kampar terdeteksi dua titik, serta Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru masing-masing satu titik. Secara total di Pulau Sumatera, BMKG mendeteksi 236 titik panas dengan sebaran tertinggi berada di Sumatera Selatan sebanyak 60 titik.

Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan tersebut, BMKG justru mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Riau sejak siang hingga dini hari. Udara kabur dan berawan cerah pada pagi hari diprakirakan akan berubah menjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Menurut Mari Frystine, hujan diprakirakan mulai mengguyur sejumlah wilayah seperti Rokan Hilir, Bengkalis, Dumai, Siak, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hilir, hingga Kepulauan Meranti. Kondisi ini diprakirakan meluas ke wilayah lain pada malam dan dini hari.

“Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Riau, terutama pada siang hingga sore serta malam hingga dini hari,” ujar Mari Frystine menambahkan.

Untuk suhu udara di Riau hari ini berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat celsius dengan kelembapan mencapai 55 hingga 100 persen. Sementara itu, arah angin berembus dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 40 kilometer per jam.

Kondisi berbeda terlihat pada sektor perairan Riau yang dinilai masih relatif aman untuk aktivitas pelayaran. Tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan hanya berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk dalam kategori rendah.

"Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di laut," ucap Mari Frystine. (Bil)