3.350 Bangku SD Negeri di Pekanbaru Masih Kosong


Sabtu, 04 Juli 2026 - 17:52:50 WIB
3.350 Bangku SD Negeri di Pekanbaru Masih Kosong

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mencatat sebanyak 3.350 kursi di 108 Sekolah Dasar Negeri masih belum terisi pasca-pengumuman hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Sisa daya tampung yang tersebar di berbagai kecamatan ini akan dioptimalkan untuk menyisir anak-anak di daerah itu yang belum mendapatkan sekolah.

Pengumuman kelulusan SPMB tingkat SD Negeri ini resmi dirilis pada Sabtu (4/7/2026). Berdasarkan data berbasis waktu nyata (real-time), total kapasitas yang disediakan sebenarnya mencapai 12.861 kursi. Namun, jumlah pendaftar kumulatif yang terverifikasi hingga akhir masa pendaftaran baru menyentuh angka 9.750 anak.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Alek Kurniawan menjelaskan bahwa sisa kuota tersebut akan dialokasikan penuh guna menyukseskan program strategis Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mengentaskan angka anak putus sekolah di wilayah Riau.

"Sisa kuota ini akan dioptimalkan secara penuh oleh pemerintah untuk menyukseskan program strategis Bapak Walikota Pekanbaru, yaitu gerakan Zero Anak Putus Sekolah," ujar Alek di Pekanbaru, Sabtu.

Dari 9.750 calon siswa yang dinyatakan lolos verifikasi, mayoritas masuk melalui Jalur Domisili dengan jumlah 9.220 siswa. Selebihnya diisi oleh Jalur Afirmasi atau keluarga kurang mampu sebanyak 384 siswa, serta Jalur Mutasi perpindahan orangtua sebanyak 146 siswa.

Alek mengingatkan para orangtua untuk segera mencermati tahapan penting berikutnya. Wali murid dapat melihat pengumuman kelulusan secara mandiri melalui akun pendaftaran masing-masing di situs web resmi SPMB SD Pekanbaru. Bagi peserta yang lolos, proses pendaftaran ulang dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

"Proses Daftar Ulang dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan 7 Juli 2026 secara langsung di sekolah tujuan masing-masing," kata Alek menambahkan.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Pekanbaru Sardius merincikan, kekosongan daya tampung ini merata di 15 kecamatan. Beberapa wilayah yang memiliki sisa kursi cukup banyak antara lain Kecamatan Senapelan dengan sisa 569 kuota di 11 sekolah, Kecamatan Lima Puluh dengan 515 kuota di 13 sekolah, dan Kecamatan Payung Sekaki dengan 326 kuota di 9 sekolah.

"Di Kecamatan Binawidya masih ada 6 sekolah dengan 53 kuota, Bukit Raya 8 sekolah dengan 184 kuota, Kulim 4 sekolah dengan 78 kuota, Marpoyan Damai 12 sekolah dengan 227 kuota, Pekanbaru Kota 3 sekolah dengan 45 kuota, Rumbai 9 sekolah dengan 319 kuota, Rumbai Barat 1 sekolah dengan 17 kuota, dan Rumbai Timur 3 sekolah dengan 129 kuota," papar Sardius.

Sementara itu, wilayah lain seperti Kecamatan Sail menyisakan 287 kuota di 6 sekolah, Sukajadi 296 kuota di 8 sekolah, Tenayan Raya 302 kuota di 13 sekolah, dan Kecamatan Tuahmadani menyisakan 3 kuota di 2 sekolah. Teknis pemenuhan sisa daya tampung bagi masyarakat yang anaknya belum tertampung ini akan diumumkan dalam waktu dekat.

Dinas Pendidikan Pekanbaru menegaskan seluruh proses seleksi hingga pendaftaran ulang ini tidak dipungut biaya atau gratis. Orangtua diminta melapor ke Inspektorat Kota Pekanbaru atau Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau jika menemukan indikasi kecurangan maupun pungutan liar selama proses berlangsung. -Juh