Pemko Pekanbaru Manfaatkan Masa Libur Sekolah untuk Gelar Khitanan Massal Anak


Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:00:56 WIB
Pemko Pekanbaru Manfaatkan Masa Libur Sekolah untuk Gelar Khitanan Massal Anak

RIAUIN.COM - Rumah Sakit Syafira memperluas kontribusi layanan kesehatan masyarakat di wilayah Provinsi Riau dengan memfasilitasi khitanan massal gratis bagi seratus anak. Langkah ini diambil guna memanfaatkan momentum libur panjang sekolah agar anak-anak dapat kembali beraktivitas dengan sehat saat ajaran baru dimulai.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (3/7/2026) tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi Kota Pekanbaru yang ke-242.

Pemerintah setempat mencatat ini merupakan gelombang kedua dari program serupa, setelah sebelumnya berhasil menjaring ribuan peserta dari berbagai wilayah di Pekanbaru dan sekitarnya pada pertengahan Juni lalu.

Plh Sekdako Pekanbaru Syamsuwir menyatakan bahwa sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah sangat krusial dalam menyukseskan program pelayanan publik yang menyasar langsung masyarakat bawah.

"Alhamdulillah, dalam rangka memperingati HUT Ke-242 Kota Pekanbaru, kita tadi menggelar sunatan massal bersama RS Syafira. Ini adalah agenda kedua, karena tanggal 21 Juni lalu kita juga menggelar agenda serupa dengan 1.078 anak yang disunat," kata Syamsuwir di Pekanbaru, Jumat.

Pihak otoritas daerah sengaja menyesuaikan lini masa pelaksanaan bakti sosial ini dengan kalender pendidikan. Dengan demikian, proses pemulihan fisik anak-anak pasca-khitan tidak akan mengganggu kegiatan belajar-mengajar mereka di kelas.

Syamsuwir menambahkan, pemilihan waktu di masa liburan ini terbukti efektif meningkatkan partisipasi keluarga kurang mampu yang ingin menyunatkan anak mereka tanpa dipungut biaya.

"Kegiatan ini masih dalam rangkaian hari jadi Pekanbaru dan anak-anak saat ini masih libur sekolah sehingga nanti ketika mereka saat masuk sekolah kembali sehat setelah melakukan khitan. Kami mengucapkan terimakasih kepada rumah sakit yang telah mendukung Pemko Pekanbaru untuk pelaksanaan sunatan massal ini," tutur Syamsuwir.

Melalui program kolaboratif ini, fasilitas medis di Riau diharapkan terus berkomitmen memberikan dampak sosial yang nyata, tidak hanya dalam bentuk layanan kuratif di rumah sakit, tetapi juga melalui aksi preventif dan promotif di tengah komunitas. (Bil)