MTQ ke-44 Riau, Bengkalis Dominasi Belasan Cabang Perlombaan di Kuansing


Senin, 29 Juni 2026 - 17:56:17 WIB
MTQ ke-44 Riau, Bengkalis Dominasi Belasan Cabang Perlombaan di Kuansing

RIAUIN.COM - Persaingan antardaerah dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an atau MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi mulai mengetat. Memasuki hari kedua perlombaan, Senin (29/6/2026), Kafilah Kabupaten Bengkalis langsung tancap gas dengan menurunkan gelombang besar peserta di hampir seluruh cabang yang dipertandingkan dari pagi hingga malam hari.

Hingga hari kedua perhelatan ini, Bengkalis telah mengerahkan total 57 peserta ke arena laga dari keseluruhan 70 utusan yang dibawa ke Kuantan Singingi. Dominasi kuantitas ini menyebar di belasan cabang krusial, mulai dari seni tulis Al-Qur'an, hafalan hadis, hingga cabang bergengsi tilawah dewasa.

"Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal dengan penuh percaya diri. Apa pun hasilnya nanti, berikanlah penampilan terbaik untuk mengharumkan nama daerah," kata Ketua Official Kafilah Kabupaten Bengkalis Hambali Akbar saat memantau persiapan peserta di Teluk Kuantan.

Hambali Akbar menjelaskan, tim official dan pelatih saat ini fokus melakukan pendampingan ketat di setiap arena. Pola ini diterapkan untuk menjaga kestabilan mental dan fisik para kafilah mengingat jadwal perlombaan yang sangat padat dan berlangsung di lokasi yang saling berjauhan.

Pada sesi pagi, gelombang pembuka Bengkalis menyasar cabang tartil melalui Afdal Zikri Ramadhan di Masjid Al-Muhajirin, serta cabang tilawah anak-anak yang mengandalkan Muhammad Habibi. Sementara itu, persaingan di cabang hifzh 10 juz diikuti oleh Mhd Zakhwa Zaneicha dan Latifah Naila di Masjid Al-Jihad.

Perebutan poin tinggi juga terjadi di cabang tafsir bahasa Inggris melalui penampilan Budi Rahmat dan Firnariza Miranda di Masjid Al-Furqon. Pada saat yang sama, cabang khattil Qur'an atau seni kaligrafi digital dan dekorasi ditangani oleh seniman muda seperti Muhammad Taufik Al-Haqqi, Nesa Aqila, Ilham Fadli, Rizda Dwi Larasanti, Dwiki Rahmadi, serta Nurul Fajriyati Afdila.

Untuk cabang hadis yang tergolong baru, Bengkalis mengutus Mahesa Saputra dan Putri Salsabila di kategori 100 hadis dengan sanad di Masjid Baitul Hamdi. Kehadiran kelompok beregu juga langsung memadati Aula SMKN 2 Taluk Kuantan lewat performa tim Al-Barzanji putra yang diperkuat Samsul Bahari, Faizal Azri, Sahlan, Iskandar, dan Muhammad Arianda.

Memasuki sesi siang, ritme kompetisi semakin sengit saat Maulina Putri turun di cabang tilawah remaja dan Amanda Rahayu di cabang tilawah 1 juz. Ketangguhan daya ingat perwakilan Riau pesisir ini kembali diuji lewat Safwan Saputra pada cabang hifzh 20 juz, serta duet Nashihul Murtadho dan Yuni Kartika pada tafsir bahasa Indonesia.

Ajang cerdas cermat atau fahmil Qur'an di Aula MAN 1 Kuansing juga menjadi pusat perhatian saat regu putri yang diperkuat Najwa Adzkia, Naila Najikha, dan Khilya Fatia naik mimbar pada sesi ketiga. Bergeser ke Aula SMAN 1 Taluk Kuantan, giliran trio Zakila Azura, Naila Tisahadah, dan Siti Rahmadani yang adu argumen pada cabang syarhil Qur'an.

Di lokasi lain, kekuatan hafalan kembali diuji melalui Ratisya Nurfaini pada cabang 500 hadis tanpa sanad. Kelompok Al-Barzanji putri yang digawangi Jumiarti, Nurul Aulia Rizqi, Nurul Syarifutri Alfaini, Nur Asuha, dan Putri Nada Sabilla juga merampungkan penampilan mereka sebelum hari berganti malam.

"Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar para kafilah kita diberikan kemudahan serta memperoleh hasil yang membanggakan," tutur Hambali Akbar menambahkan.

Puncak kepadatan jadwal hari kedua ini ditutup pada sesi malam di Astaka Utama. Qori andalan Muhammad Firdaus turun bertanding di cabang tilawah dewasa untuk mengamankan poin emas bagi daerahnya. Dengan selesainya penampilan 30 orang pada hari ini, kini tersisa 13 peserta kafilah Bengkalis yang masih menunggu giliran tanding pada hari berikutnya sesuai jadwal dari panitia besar MTQ Riau. (Bil)