Pemprov Riau Subsidi Biaya Pendidikan 2.179 Siswa Kurang Mampu di Sekolah Swasta


Kamis, 25 Juni 2026 - 11:37:09 WIB
Pemprov Riau Subsidi Biaya Pendidikan 2.179 Siswa Kurang Mampu di Sekolah Swasta

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau resmi mengintervensi pembiayaan pendidikan bagi lulusan sekolah menengah pertama dari keluarga kelas ekonomi bawah agar dapat tertampung di sekolah swasta. Langkah ini diambil melalui skema penambahan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah yang dialokasikan khusus untuk membiayai ribuan siswa di puluhan SMA dan SMK swasta mitra pemerintah.

Kebijakan tersebut didasari atas masih tingginya angka anak putus sekolah di tingkat menengah atas yang dipicu oleh faktor keterbatasan ekonomi keluarga dan ketatnya persaingan kuota daya tampung di sekolah negeri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Riau tahun 2025, kesenjangan antara angka kelulusan sekolah menengah pertama dan daya tampung sekolah menengah atas negeri menjadi salah satu pemicu utama anak usia sekolah urung melanjutkan pendidikan.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto saat mengonfirmasi kebijakan tersebut menyampaikan bahwa aparatur pemerintah daerah harus menjamin pemenuhan hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Melalui program Sistem Penerimaan Murid Baru jalur afirmasi ini, pemerintah daerah berkomitmen menggratiskan biaya pendidikan para siswa penerima manfaat selama tiga tahun penuh atau hingga masa kelulusan.

Pemerintah daerah berharap pengelola sekolah swasta tidak lagi sekadar menitikberatkan orientasi pada sektor bisnis, melainkan ikut mengambil peran sosial dalam mencerdaskan generasi muda di daerah. Program perluasan akses ini juga dirancang untuk menyelaraskan target daerah dengan agenda prioritas nasional mengenai wajib belajar 13 tahun.

Secara teknis, kuota gratis yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau mencapai 2.179 kursi. Alokasi ini terbagi untuk 424 calon siswa di jenjang sekolah menengah atas dan 1.755 calon siswa di jenjang sekolah menengah kejuruan yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota.

Berikut adalah rincian sebaran kapasitas tampung jalur afirmasi di sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan swasta di wilayah Riau:

Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)

SMA Plus Terpadu: 100 siswa

SMA Advent Pasir Putih Kampar: 60 siswa

SMA Advent Pekanbaru: 40 siswa

SMA Smart Indonesia: 40 siswa

SMA Muhammadiyah Seberida Indragiri Hulu: 35 siswa

SMA Plus Bina Bangsa: 30 siswa

SMA Handayani: 30 siswa

SMA Lancang Kuning Dumai: 30 siswa

SMA Persada Pebenaan Indragiri Hilir: 29 siswa

SMA PGRI Pekanbaru: 10 siswa

SMA Setia Dharma: 10 siswa

SMA Islam Darul Huda Lirik Indragiri Hulu: 10 siswa

Jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

SMK Kansai Pekanbaru: 250 siswa

SMK Bina Profesi Pekanbaru: 150 siswa

SMK Keuangan Pekanbaru: 100 siswa

SMK Akbar Pekanbaru: 100 siswa

SMK Plus Terpadu: 100 siswa

SMK Korpri Duri: 100 siswa

SMK Migas Bumi Melayu Riau: 90 siswa

SMK 5 Agustus Pekanbaru: 80 siswa

SMK Dirgantara Riau: 80 siswa

SMK 1 Perbankan Duri: 75 siswa

SMK Muhammad Yunus Rokan Hilir: 60 siswa

SMK Yabri Terpadu: 50 siswa

SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru: 50 siswa

SMK Siantika Pekanbaru: 50 siswa

SMK IT Al Hisa: 50 siswa

SMK Migas Teknologi Pekanbaru: 40 siswa

SMK Farmasi Ikasari Dumai: 36 siswa

SMK Dwi Sejahtera: 30 siswa

SMK YKWI Pekanbaru: 30 siswa

SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru: 30 siswa

SMK Kesehatan Pro Skill Pekanbaru: 25 siswa

SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru: 25 siswa

SMK Tunas Karya Pekanbaru: 20 siswa

SMK Global Cendekia Kampar: 20 siswa

SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru: 14 siswa

SMK PGRI Pekanbaru: 10 siswa

SMK Teknologi Riau: 10 siswa

SMK Setia Dharma: 10 siswa

SMK Telkom Pekanbaru: 10 siswa

SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru: 5 siswa. (Bil)