Kendalikan Harga Pangan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Dua Daerah


Rabu, 24 Juni 2026 - 11:50:18 WIB
Kendalikan Harga Pangan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Dua Daerah

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau bergerak cepat mengamankan pasokan pangan dan meredam gejolak harga di tingkat konsumen. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau yang bekerja sama dengan BUMD PT Riau Pangan Bertuah, pemprov menggelar rangkaian operasi pasar murah secara bergantian di sejumlah wilayah kabupaten dan kota.

Langkah taktis ini diambil guna memastikan masyarakat rentan tetap memiliki akses terhadap komoditas pangan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar saat ini.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau Tetty Nurdianti menjelaskan bahwa program stabilisasi harga ini menyasar wilayah Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru dalam tiga hari ke depan. Intervensi pasar dijadwalkan menyentuh langsung pusat-pusat keramaian warga di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Hari ini, Rabu (24/6/2026), operasi pasar murah dibuka di halaman Kantor Camat Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, mulai pukul 09.00 WIB. Setelah itu, giliran warga Kota Pekanbaru yang akan mendapatkan giliran selama dua hari berturut-turut di dua lokasi yang berbeda.

Pada Kamis (25/6/2026), komoditas pangan murah akan didistribusikan di halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim. Sementara pada Jumat (26/6/2026), kegiatan serupa bakal dipusatkan di halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai.

Tetty Nurdianti mengungkapkan, skema harga yang diterapkan di kedua daerah tersebut memiliki perbedaan signifikan. Khusus untuk pelaksanaan di Kabupaten Rokan Hulu, harga jual komoditas dapat ditekan lebih rendah lagi di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) karena adanya dukungan subsidi dari pemerintah kabupaten setempat.

Di Rokan Hulu, masyarakat dapat menebus beras kemasan 5 kilogram merek CML seharga Rp 72.000, serta merek Topi Koki dan Belida seharga Rp 73.000. Komoditas lain seperti gula pasir dijual Rp 16.000 per kilogram, Minyakita Rp 14.000 per liter, minyak goreng premium dan merek SUMP masing-masing Rp 20.000 per liter, tepung terigu Rp 11.000 per kilogram, serta telur ayam Rp 45.000 per papan. Untuk bumbu dapur, bawang putih dipatok Rp 24.000 per kilogram, sedangkan cabai merah dan cabai rawit dijual Rp 20.000 per 500 gram.

Sementara itu, operasi pasar di Kota Pekanbaru menyediakan beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp 60.000. Untuk varian beras premium seperti Anak Daro dan Sokan, warga dapat membelinya dengan harga Rp 83.000 per 5 kilogram atau Rp 165.000 untuk kemasan 10 kilogram.

Selain beras, komoditas yang tersedia di Pekanbaru meliputi gula pasir seharga Rp 18.000 per kilogram, Minyakita Rp 15.500 per bungkus, telur ayam Rp 49.000 per papan, serta garam dapur merek Krista seharga Rp 2.000 per 200 gram dan Nusantara Rp 2.000 per 250 gram.

Pemerintah Provinsi Riau mengimbau agar warga yang datang ke lokasi pasar murah tetap menjaga ketertiban umum dan mengantre secara teratur sesuai jadwal yang telah ditentukan. Di samping itu, masyarakat juga diminta untuk membawa kantong atau tas belanja mandiri dari rumah sebagai upaya bersama mengurangi ketergantungan pada kantong plastik sekali pakai. (Bil)