Tren Penguatan Harga Sawit Swadaya Riau Berlanjut Seminggu ke Depan


Selasa, 23 Juni 2026 - 17:49:33 WIB
Tren Penguatan Harga Sawit Swadaya Riau Berlanjut Seminggu ke Depan

RIAUIN.COM - Pendapatan petani kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau berpotensi kembali terkerek selama sepekan ke depan. Tren positif ini dipicu oleh keputusan pemerintah daerah setempat yang menetapkan kenaikan harga pembelian tandan buah segar untuk periode 24 hingga 30 Juni 2026.

Dalam rapat berkala tim penetapan harga yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Selasa (23/6/2026), pertumbuhan harga tertinggi dinikmati oleh kelompok tanaman berumur 9 tahun. Kelompok ini mengalami kenaikan sebesar Rp 11,28 per kilogram atau tumbuh 0,31 persen, sehingga harganya kini menyentuh Rp 3.707,61 per kilogram.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja menjelaskan bahwa perbaikan harga di tingkat hulu ini didorong kuat oleh situasi pasar global yang sedang bergairah. Pergerakan positif pada grafik harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) menjadi motor utama yang mendongkrak nilai jual panen para pekebun mandiri.

Sepanjang pekan lalu, harga jual komoditas CPO merangkak naik sebesar Rp 57,64 per kilogram. Pada saat yang sama, lonjakan signifikan justru dicatatkan oleh komoditas inti sawit yang melonjak hingga Rp 394,38 per kilogram dari harga perdagangan pekan sebelumnya.

Melalui penghitungan terbaru, tim perumus menyepakati penggunaan indeks K pada angka 92,45 persen. Dari dasar tersebut, harga rata-rata CPO di pasar ditetapkan senilai Rp 15.263,64 per kilogram, sementara inti sawit bertengger di angka Rp 12.946,00 per kilogram, dan komponen cangkang dihargai Rp 23,11 per kilogram. Seluruh formula ini merujuk pada regulasi terbaru dari Kementerian Pertanian serta Direktorat Jenderal Perkebunan.

Defris menegaskan, fluktuasi harga yang stabil dan cenderung meningkat ini juga tidak lepas dari pembenahan sistem tata kelola di internal daerah. Kerja sama lintas sektoral antara Pemerintah Provinsi Riau, asosiasi, hingga Kejaksaan Tinggi Riau diklaim berhasil menciptakan formula harga yang transparan dan memberi rasa keadilan bagi petani maupun perusahaan mitra pengolah.

Secara menyeluruh, fluktuasi harga pada periode akhir Juni 2026 ini bergerak bervariasi berdasarkan usia produktif tanaman. Untuk tanaman muda usia 3 tahun, harga ditetapkan sebesar Rp 2.866,37 per kilogram, usia 4 tahun Rp 3.199,68 per kilogram, dan usia 5 tahun Rp 3.436,65 per kilogram.

Selanjutnya, kelapa sawit umur 6 tahun dihargai Rp 3.569,98 per kilogram, umur 7 tahun Rp 3.650,23 per kilogram, dan umur 8 tahun Rp 3.694,75 per kilogram. Setelah mencapai puncaknya di usia 9 tahun, grafik harga untuk kelompok umur 10 hingga 20 tahun sedikit melandai di angka Rp 3.667,79 per kilogram.

Adapun untuk kategori tanaman tua, harga beli kelapa sawit usia 21 tahun adalah Rp 3.604,85 per kilogram, usia 22 tahun Rp 3.532,67 per kilogram, usia 23 tahun Rp 3.450,61 per kilogram, dan usia 24 tahun Rp 3.388,52 per kilogram. Sementara itu, untuk tanaman usia 25 hingga 30 tahun, rentang harga bergerak menurun mulai dari Rp 3.337,51 per kilogram hingga batas terendah senilai Rp 3.107,07 per kilogram. (Bil)