RIAUIN.COM - Tiga hari menjelang penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK negeri di Provinsi Riau tahun ajaran 2026/2027, pergeseran posisi calon siswa dalam daftar peringkat (ranking) berlangsung sangat dinamis. Dinas Pendidikan Provinsi Riau mencatat puluhan ribu pendaftar kini mulai bersaing ketat untuk memperebutkan kuota di sekolah tujuan.
Hingga Selasa (16/6/2026) sore, aktivitas di portal pendaftaran daring menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berdasarkan data panitia, sebanyak 80.966 akun Dapodik telah aktif. Dari total tersebut, baru 74.281 calon siswa yang mengunci pilihan pertama mereka, sementara pemanfaatan pilihan kedua baru mencapai 16.575 orang, dan pilihan ketiga sebanyak 2.982 orang.
Melihat timpangnya jumlah pemilih sekolah antara pilihan utama dan pilihan cadangan, panitia mengimbau para orangtua dan calon siswa untuk lebih jeli membaca pergerakan peringkat. Calon siswa yang posisinya sudah tergeser dari daya tampung sekolah pilihan pertama disarankan segera mengambil keputusan sebelum akses sistem dikunci.
Tim Teknis SPMB Riau Jeffri Hunter menjelaskan bahwa kestabilan server pendaftaran saat ini berada dalam kondisi prima. Fluktuasi teknis yang sempat terjadi di awal pembukaan pendaftaran telah dimitigasi secara menyeluruh, sehingga masyarakat dapat memantau pergerakan nilai dan zonasi secara langsung (real-time).
Jeffri Hunter mengungkapkan bahwa pengisian pilihan kedua dan ketiga menjadi strategi krusial bagi calon siswa yang berada di zona rawan kelolosan. Menurut dia, langkah mitigasi mandiri oleh peserta sangat diperlukan agar hak mereka untuk bersekolah di negeri tidak hangus akibat memaksakan diri bertahan di sekolah yang persaingannya terlampau ketat.
Apabila posisi seorang calon siswa sudah terdepak dari perangkingan di sekolah pertama, mereka diminta segera mengaktifkan pilihan berikutnya. Penundaan pemindahan pilihan hingga menit-menit terakhir penutupan sangat tidak direkomendasikan karena berisiko terkendala waktu pendaftaran yang habis.
Berdasarkan jadwal resmi, seluruh proses pemilihan, pemindahan, maupun penambahan sekolah tujuan akan disetop serentak pada Jumat, 19 Juni 2026, tepat pukul 13.00 WIB. Setelah tenggat tersebut lewat, sistem otomatis akan mengunci seluruh data dan tidak akan melayani perubahan apa pun.
Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk mengawal sisa waktu pelaksanaan seleksi ini secara terbuka dan terukur. Evaluasi harian terus dilakukan demi menjamin proses penerimaan berjalan sesuai dengan asas akuntabilitas serta jadwal yang telah disosialisasikan kepada publik. (Bil)