Rangkaian Hari Jadi ke-242 Pekanbaru Diwarnai Relaksasi Pajak hingga Pembebasan Tarif Retribusi


Kamis, 11 Juni 2026 - 18:57:22 WIB
Rangkaian Hari Jadi ke-242 Pekanbaru Diwarnai Relaksasi Pajak hingga Pembebasan Tarif Retribusi

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, meluncurkan rangkaian program insentif sosial dan transportasi publik guna menyambut Hari Ulang Tahun ke-242 kota tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi langsung untuk meringankan beban ekonomi sekaligus meningkatkan fasilitas pelayanan bagi masyarakat bumi lancang kuning.

Di antara kebijakan strategis yang menyasar langsung warga kurang mampu adalah program pemutihan atau penghapusan denda seluruh jenis pajak daerah. Selain relaksasi fiskal, otoritas setempat juga mengagendakan perbaikan infrastruktur domestik berupa penggantian instalasi listrik secara gratis yang menargetkan 2.000 unit rumah keluarga prasejahtera.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan bahwa seluruh program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas selama satu bulan penuh perayaan.

"Kami ingin memastikan momen hari jadi ini membawa manfaat konkret. Selain stimulus pajak dan bedah instalasi listrik, sektor layanan publik seperti retribusi parkir di pusat perbelanjaan dan hotel juga dibebaskan selama tiga hari mulai 23 Juni mendatang," ujar Agung Nugroho, Kamis (11/6/2026).

Sektor transportasi publik di Ibu Kota Provinsi Riau ini juga mendapat penyegaran signifikan melalui rencana peluncuran armada bus listrik baru. Armada ramah lingkungan tersebut nantinya akan diintegrasikan untuk memperkuat operasional sistem transito Trans Metro Pekanbaru (TMP).

Secara keseluruhan, terdapat 48 agenda kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia pelaksana. Pada bidang sosial dan ketahanan budaya, pemerintah daerah dijadwalkan menggelar khitanan massal yang menargetkan dua ribu anak dalam satu hari, serta pemecahan rekor pembuatan kue tradisional talam durian sepanjang satu kilometer. Kebijakan serupa yang sempat diuji coba pada tahun sebelumnya diklaim mendapat respons positif dari warga karena mampu menggerakkan roda ekonomi lokal. (Bil)