RIAUIN.COM - Pelaksanaan Festival Pacu Jalur Rayon II di Arena Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, diprediksi bakal bertambah menjadi empat hari dari jadwal semula tiga hari. Perpanjangan durasi ini dipicu oleh masuknya agenda Pawai Taaruf Perahu Hias perwakilan dari 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau yang akan membuka hari pertama festival pada 27 Juni 2026.
Integrasi agenda berskala provinsi tersebut membuat durasi perlombaan jalur pada hari pembuka menjadi sangat terbatas. Panitia memperkirakan hanya ada sepuluh hilir (kali pacuan) yang dapat dilepas di hari pertama, sementara sisa giliran tanding dari puluhan jalur peserta terpaksa digeser ke hari berikutnya.
Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II Indra Sukri menjelaskan, kehadiran pawai perahu hias dari seluruh wilayah Riau di Tepian Narosa memerlukan alokasi waktu yang cukup besar. Dengan perkiraan jumlah peserta yang mencapai 70 jalur, penambahan durasi festival menjadi empat hari menjadi konsekuensi logis agar seluruh tahapan lomba tetap berjalan optimal.
Langkah antisipasi dan pematangan teknis ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor di Gedung Narosa, Teluk Kuantan, Rabu (10/6/2026). Pertemuan yang berlangsung 17 hari menjelang pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Camat Kuantan Tengah Eka Putra, Kapolsek AKP Linter Sihaloho, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Desi Verawati, serta jajaran komando rayon militer (Danramil) setempat.
Selain penyesuaian jadwal, festival tahun ini juga mencatatkan peningkatan nilai apresiasi bagi para pemenang. Pemerintah daerah bersama para donatur menyepakati pemberian bonus tambahan senilai total puluhan juta rupiah serta hewan ternak untuk memotivasi para atlet dayung lokal.
Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby memberikan tambahan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 10 juta untuk peraih peringkat pertama hingga ketiga. Tidak hanya itu, para donatur juga menyumbangkan masing-masing satu ekor sapi untuk tiga posisi teratas tersebut.
Melalui skema baru ini, pemenang utama dalam kompetisi Rayon II berhak membawa pulang total hadiah uang tunai Rp 27 juta, piala, tonggol juara, dan satu ekor sapi. Untuk posisi kedua, hadiah yang disiapkan berupa uang pembinaan Rp 25 juta, satu ekor sapi, piala, serta piagam penghargaan, disusul peringkat ketiga dengan nominal Rp 23 juta beserta satu ekor sapi dan kelengkapan juara lainnya.
Panitia juga menetapkan besaran hadiah bagi pemenang di peringkat menengah. Jalur yang finis di peringkat keempat akan menerima Rp 11 juta, peringkat kelima Rp 9,5 juta, peringkat keenam Rp 7,5 juta, dan peringkat ketujuh sebesar Rp 5,5 juta, di mana masing-masing peringkat tetap mendapatkan piala serta tonggol juara.
Sementara itu, bagi peserta yang menempati peringkat kedelapan hingga kesepuluh, panitia mengalokasikan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 3 juta yang dilengkapi dengan piala dan piagam. Sebagai bentuk timbal balik atas dukungan anggaran ini, pihak sponsor utama diberikan hak eksklusif untuk memasang logo korporasi mereka pada pancang-pancang pemisah di sepanjang arena perpacuan.
Camat Kuantan Tengah Eka Putra menegaskan agar seluruh koordinator seksi bergerak cepat merampungkan sisa persiapan teknis sebelum hari H. Mengingat pelaksanaan festival yang sudah di depan mata pada 27-29 Juni mendatang, koordinasi ketat di lapangan menjadi kunci utama untuk mengantisipasi kepadatan arus penonton dan peserta. (Adv)