RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen memprioritaskan keselamatan pengguna jalan dengan menyiapkan skema penambahan anggaran untuk perbaikan infrastruktur yang rusak. Alokasi dana tambahan akan dikucurkan jika anggaran yang ada saat ini tidak mencukupi untuk menambal seluruh titik jalan berlubang di wilayah ibu kota Provinsi Riau tersebut.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan bahwa penanganan infrastruktur tidak boleh terkendala oleh alasan keterbatasan dana. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menyisir dan mendanai pemeliharaan jalan demi menjamin kenyamanan mobilitas masyarakat. Namun, Agung belum merinci total besaran anggaran cadangan yang akan disiapkan tersebut.
Menurut Agung, respons cepat dari aparatur di lapangan menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pekanbaru diminta untuk bergerak lebih aktif tanpa harus menunggu keluhan masyarakat menumpuk. Kepekaan moral dan tanggung jawab kerja dinilai menjadi hal krusial dalam pelayanan publik ini.
Guna mengoptimalkan penambalan jalan secara merata, integrasi kerja antara tim operasional di tingkat dinas dan tingkat kecamatan kini mulai diperkuat. Tenaga teknis dari Bidang Bina Marga diinstruksikan untuk memberikan pendampingan langsung kepada petugas di wilayah kecamatan agar kualitas hasil perbaikan sesuai dengan standar keselamatan.
Pemerintah kota berharap koordinasi lintas tingkat ini mampu memangkas birokrasi penanganan kerusakaan fasilitas publik. Melalui sinergi dan komitmen penganggaran ini, pemeliharaan infrastruktur dasar di Pekanbaru diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menyentuh kawasan yang selama ini luput dari perbaikan. (Bil)