RIAUIN.COM - Perusahaan telekomunikasi Telkomsel mulai memetakan penguatan infrastruktur jaringan digital di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi lonjakan trafik komunikasi menjelang dua agenda besar, yakni Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Provinsi Riau 2026 dan festival budaya Pacu Jalur 2026.
Berdasarkan hasil survei lapangan, penguatan kapasitas layanan internet bergerak akan dipusatkan pada tiga area utama yang diprediksi menjadi titik berkumpulnya ribuan massa. Dua kawasan yang dipastikan mendapat prioritas peningkatan perangkat adalah Lapangan Limuno dan Tepian Narosa.
Manager Network Operation and Productivity Dumai Syahlan Hutagaol menjelaskan bahwa optimalisasi jaringan dilakukan melalui metode pemecahan kapasitas layanan. Rekayasa teknis ini bertujuan menjaga kestabilan koneksi internet data maupun panggilan suara tetap terjaga saat terjadi penumpukan pengguna.
Kendati demikian, keberhasilan intervensi teknologi ini sangat bergantung pada kondisi lingkungan sekitar. Perusahaan memerlukan komitmen dari otoritas wilayah dan warga setempat agar proses penempatan infrastruktur tambahan tidak menemui kendala teknis.
"Kami mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak agar proses pemasangan perangkat dapat berjalan lancar dan aman. Dengan begitu, layanan telekomunikasi selama acara dapat berfungsi optimal," kata Syahlan, Kamis (8/6/2026).
Langkah taktis penyedia layanan seluler ini mendapat respons positif dari otoritas wilayah setempat. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kuantan Singingi menilai ketersediaan pita lebar yang stabil menjadi indikator krusial dalam mengukur kesuksesan sebuah acara berskala regional.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Kominfoss Kuantan Singingi Hevi H Antoni, melalui Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Saptudis, menyatakan bahwa kepastian penguatan jaringan ini menjawab kekhawatiran terkait potensi gangguan komunikasi selama acara berlangsung. Terlebih, agenda ini bakal dihadiri oleh delegasi dari berbagai kabupaten dan kota.
Infrastruktur digital yang mumpuni dinilai tidak hanya menguntungkan bagi peserta dan masyarakat lokal, melainkan juga menunjang kerja-kerja jurnalisme media dalam menyebarluaskan informasi secara seketika dari lokasi acara. Hal ini sejalan dengan target Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby yang menghendaki keterlibatan aktif semua sektor strategis.
Selain Syahlan Hutagaol dan Saptudis, peninjauan lokasi pemasangan pemancar jaringan ini juga diikuti oleh sejumlah petinggi teknis perusahaan, antara lain Manager Network Operation and Productivity Dumai Fauzan, Manager SQA Sumatera Bagian Tengah Bernito, serta perwakilan manajemen penanganan acara Telkomsel Yuri. (Adv)