Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri


Kamis, 04 Juni 2026 - 14:42:58 WIB
Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri

Foto: Pelantikan Priandi Firdaus Bahar

 

Laporan: Hendrianto.

RIAUIN.COM— Langkah kaki Priandi Firdaus Bahar, SH, MH, hari ini resmi menapak babak baru yang lebih menantang. Terhitung sejak Kamis, 4 Juni 2026, putra terbaik asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, ini resmi dilantik dan dipromosikan sebagai Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.

Pelantikan ini menandai estafet karier yang gemilang bagi Priandi. Ia meninggalkan meja kerjanya yang lama sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam untuk mengemban amanah yang lebih besar di tingkat wilayah.

Promosi ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan sebuah bentuk pengakuan konkret dari institusi Adhyaksa atas integritas, ketajaman analisis, dan dedikasi tinggi yang selama ini ia tunjukkan dalam korps penegak hukum.

Bagi masyarakat Kuansing, kabar dari seberang lautan ini mengalir bagai angin segar yang membawa rasa bangga. Priandi, yang lahir di Teluk Kuantan pada 13 Februari 1988, bukanlah nama yang asing.

Darah pengabdian mengalir kuat di tubuhnya. Ia adalah putra dari H. Firdaus Bahar, tokoh masyarakat Logas Tanah Darat yang pernah mendedikasikan dirinya sebagai Sekretaris DPRD Kuansing, serta keponakan dari mantan Wakil Bupati Kuansing, Zulkifli.

Namun, di balik nama besar keluarganya, Priandi menenun jalurnya sendiri dengan keringat, disiplin, dan ketekunan akademik.

Di sela-sela kesibukannya mengurai benang kusut perkara hukum, jaksa muda berusia 38 tahun ini tidak pernah membiarkan pikirannya berhenti belajar.

Saat ini, ia tengah merampungkan studi dan tercatat sebagai kandidat Doktor Hukum di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Langkah akademis ini menegaskan komitmennya: bahwa penegakan hukum yang adil harus lahir dari kedalaman ilmu dan ketajaman mata hati.

Meski kini berdiri di panggung strategis Kejati Kepri, Priandi tetaplah sosok bersahaja yang berpijak pada bumi tempatnya tumbuh. Menyadari beratnya beban di pundak seorang Kasidik—ujung tombak dalam membongkar berbagai perkara—ia tidak jumawa.

Dengan nada bicara yang tenang namun penuh takzim, ia melayangkan pandangannya kembali ke kampung halaman, memohon doa restu dari tanah yang telah membentuknya.

"Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kuantan Singingi atas amanah dan promosi jabatan ini. Semoga saya dapat menjalankan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan institusi. Terima kasih atas doa semua," ucap Priandi liris, Kamis. 

Ia menjadi bukti hidup bahwa dari daerah kecil, seorang anak muda dengan integritas yang kokoh dan dukungan pendidikan yang kuat mampu melangkah jauh, mengabdikan kemampuan terbaiknya untuk menancapkan tiang keadilan pada bangsa dan negara ini. (***)