SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo


Ahad, 31 Mei 2026 - 08:28:34 WIB
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo

RIAUIN.COM – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap almamater mewarnai perhelatan "Anak Sikolah Radjo Baralek Gadang" yang digelar di Balai Sidang Hatta, Bukittinggi, Sabtu (30/5/2026). Ribuan alumni SMAN 2 Bukittinggi dari berbagai angkatan dan daerah berkumpul dalam momentum istimewa memperingati 170 tahun perjalanan sekolah yang dikenal dengan julukan "Sikolah Radjo" tersebut.

Mengusung tema "SMANDA Menguasai Dunia", kegiatan ini menjadi gambaran nyata luasnya jejaring alumni SMAN 2 Bukittinggi yang telah berkiprah di berbagai bidang profesi, baik di dalam maupun luar negeri. Semangat itu sekaligus menegaskan bahwa usia 170 tahun tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga melahirkan generasi yang terus memberikan kontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Ketua Panitia, Joni Feri, mengatakan tema yang diangkat mencerminkan kekuatan alumni yang tersebar di berbagai penjuru dunia namun tetap memiliki ikatan kuat dengan almamater. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai yang ditanamkan sekolah masih terjaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

"SMANDA telah melahirkan banyak tokoh dan profesional di berbagai bidang. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kembali rasa persaudaraan sekaligus mengajak seluruh alumni untuk terus berkontribusi bagi sekolah dan masyarakat," katanya.

Kebersamaan alumni juga diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan nyata untuk almamater. Salah satu yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah serah terima pembangunan Masjid SMAN 2 Bukittinggi dari alumni kepada pihak sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan sarana pendidikan dan pembinaan karakter siswa.

Selain itu, para alumni juga berhasil menghimpun dana lebih dari Rp200 juta yang akan digunakan untuk mendukung berbagai program sekolah dan kegiatan sosial. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara alumni dan almamater tidak berhenti setelah masa pendidikan berakhir, tetapi terus berlanjut dalam berbagai bentuk kontribusi positif.

Ketua Umum Alumni SMAN 2 Bukittinggi, Muhammad Fadli, menegaskan bahwa reuni akbar tersebut bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama untuk menjaga nama baik almamater. Menurutnya, kekuatan terbesar SMAN 2 Bukittinggi terletak pada rasa persaudaraan yang tetap terjalin meski para alumninya telah tersebar di berbagai daerah dan negara.

"Ini bukan hanya sebuah pertemuan, tetapi juga bagian dari perjalanan panjang yang dibangun atas dasar persaudaraan dan rasa memiliki terhadap almamater. Kebersamaan ini menjadi modal penting untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah, daerah, dan bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Bukittinggi, Ahda SPd MM, mengapresiasi dukungan luar biasa yang diberikan para alumni kepada sekolah. Menurutnya, sinergi yang terbangun antara sekolah dan alumni menjadi salah satu kekuatan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mendorong prestasi siswa.

Dikatakannya, saat ini sekitar 50 persen lulusan SMAN 2 Bukittinggi berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Ke depan, sekolah menargetkan peningkatan jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi unggulan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengatakan keberadaan SMAN 2 Bukittinggi memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi daerah. Sekolah yang telah berusia 170 tahun itu tidak hanya menjadi salah satu lembaga pendidikan tertua di Sumatera Barat, tetapi juga telah melahirkan banyak tokoh yang memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.

"Momentum ini menjadi pengingat bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk generasi unggul. Kami berharap para alumni terus menjadi kekuatan yang mampu membawa kemajuan bagi Bukittinggi, Sumatera Barat, dan Indonesia," katanya.

Selain reuni akbar, kegiatan juga diisi dengan kajian akademik bertema "Bukittinggi Kota Perjuangan" yang dibawakan oleh para alumni. Kajian tersebut mengulas sejarah panjang Kota Bukittinggi sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjaga dan memperkenalkan nilai-nilai sejarah kepada generasi muda.

Melalui "Anak Sikolah Radjo Baralek Gadang", para alumni tidak hanya merayakan perjalanan panjang almamater yang telah memasuki usia 170 tahun. Lebih dari itu, mereka menegaskan bahwa semangat "SMANDA Menguasai Dunia" akan terus hidup melalui karya, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi masa depan.

Sebelumnya, para alumni berjalan kaki dari SMAN 2 Bukittinggi menuju Jam Gadang untuk mengikuti senam pagi bersama. Usai senam pagi seluruh peserta reuni memadati ruang balai sidang Bung Hatta dan dilanjutkan makan siang dengan nasi tungkuih daun yang dihidangkan panitia atau sipangka.

Acara berlangsung hingga malam ditutup dengan permainan KIM. Sedangkan hari ini, Minggu (31/5/2026) acara dilanjutkan dengan agenda yang digelar setiap angkatan.  -vie