RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru memobilisasi puluhan fasilitas kesehatan untuk menggelar aksi sosial massal menjelang hari jadi kota ke-242. Sedikitnya 24 rumah sakit pemerintah dan swasta diinstruksikan berkolaborasi guna melayani pemeriksaan kanker serviks bagi para ibu serta khitanan gratis bagi seribuan anak.
Langkah ini diambil untuk memastikan intervensi kesehatan dasar dapat menjangkau lapisan masyarakat bawah secara simultan dalam satu momentum.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Dedy Sambudi menyatakan bahwa pengerahan puluhan rumah sakit ini juga didukung penuh oleh organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Tim gabungan ini diterjunkan langsung ke lapangan guna menjamin kelancaran penanganan medis.
Pihak otoritas kesehatan sengaja memperluas cakupan acara agar dampaknya tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga para orang tua yang mendampingi. Sementara anak-anak menjalani khitanan, para ibu diarahkan untuk mengikuti Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test sebagai upaya deteksi dini kanker leher rahim. Ada pula layanan cek kesehatan umum yang dibuka untuk masyarakat umum secara cuma-cuma.
Untuk sektor khitanan massal yang ditargetkan menyasar 1.100 anak pada 21 Juni 2026, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mengawal langsung proses seleksi peserta. Penjaringan dilakukan ketat di 151 sekolah dasar di seluruh wilayah Pekanbaru agar bantuan medis ini jatuh ke tangan keluarga yang benar-benar membutuhkan bantuan. (Bil)