Keamanan Lapas Pekanbaru Diperketat setelah Temuan Ponsel dan Senjata Rakitan


Jumat, 29 Mei 2026 - 17:51:28 WIB
Keamanan Lapas Pekanbaru Diperketat setelah Temuan Ponsel dan Senjata Rakitan

RIAUIN.COM - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau mengakui adanya celah keamanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru yang memicu masuknya barang larangan, termasuk telepon seluler dan belasan senjata tajam rakitan. Evaluasi internal dan pengetatan pengawasan kini menjadi prioritas untuk memutus rantai penyelundupan, termasuk mengantisipasi keterlibatan oknum petugas.

Kerawanan ini terungkap setelah petugas gabungan menggeledah seluruh blok hunian di lapas tersebut pada Kamis (28/5/2026) malam. Penggeledahan ini merupakan bagian dari instruksi serentak dari pusat untuk membersihkan fasilitas pemasyarakatan dari peredaran narkoba dan alat komunikasi ilegal yang kerap disalahgunakan untuk penipuan dari dalam tahanan.

Kakanwil Ditjen PAS Riau Maizar menyatakan, meskipun operasi kali ini tidak menemukan indikasi peredaran narkoba, keberadaan tiga unit ponsel dan puluhan benda tajam di dalam sel menjadi catatan serius. Pihaknya tidak menutup mata terhadap berbagai modus penyelundupan, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan petugas lapas yang nakal.

Menurut Maizar, barang-barang tersebut bisa masuk lewat berbagai jalur, seperti saluran pembuangan air, titipan makanan, hingga diselundupkan oleh oknum internal. Kendati pembuktian secara personal masih didalami, ia menegaskan bahwa sanksi berat menanti siapapun petugas yang terbukti bermain. Terkait alasan klasik narapidana yang mengaku mendapatkan ponsel warisan dari warga binaan yang sudah bebas, pihak kanwil menginstruksikan jajaran di lapangan untuk tidak begitu saja memercayainya.

Dalam operasi berskala besar ini, petugas menyisir Blok A hingga Blok F, termasuk area hunian narapidana kasus tindak pidana korupsi. Dari penyisiran di berbagai sudut ruangan, petugas menyita 17 pisau rakitan, 14 gunting, 9 silet, 21 pecahan kaca, 27 paku, dan 19 jarum. Selain itu, ditemukan pula puluhan meter kabel rakitan, sendok besi, potongan besi, sekrup, pengisi daya ponsel, hingga kipas angin rusak.

Plh Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Yusup menjelaskan, warga binaan menyembunyikan barang-barang terlarang tersebut di tempat-tempat yang luput dari pantauan sekilas, seperti di dalam ember pakaian, lipatan kain, lemari pribadi, jemuran, hingga wadah air minum. Guna mengantisipasi hal serupa, pihak lapas akan memaksimalkan fungsi alat pendeteksi logam (metal detector) di pintu masuk dan memperkuat integritas personel.

Pembersihan di Lapas Pekanbaru ini melibatkan 67 petugas internal yang didukung penuh oleh personel dari Polresta Pekanbaru, Brimob, dan TNI. Langkah serupa juga tengah digalakkan di seluruh lapas dan rutan di wilayah Riau hingga pekan depan demi memastikan kebijakan steril dari ponsel dan narkoba benar-benar terealisasi. (*)