Cuaca Ekstrem di Riau Diperkirakan Terjadi pada Sore hingga Dini Hari, Warga Diminta Waspada


Senin, 18 Mei 2026 - 09:13:53 WIB
Cuaca Ekstrem di Riau Diperkirakan Terjadi pada Sore hingga Dini Hari, Warga Diminta Waspada

RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang membayangi sebagian besar wilayah Provinsi Riau. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan sejak sore hingga menjelang dini hari.

Prakirawan BMKG Pekanbaru Yasir P mengungkapkan bahwa dinamika cuaca di Riau pada Senin (18/5/2026) menunjukkan peningkatan intensitas hujan yang signifikan pada paruh kedua hari. Meskipun wilayah Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan saat siang hari, kondisi ini akan berubah drastis memasuki sore malam.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diproyeksikan mengguyur wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, hingga Kota Pekanbaru. Kondisi ini berpotensi meningkat menjadi cuaca ekstrem pada malam hari. Sementara itu, wilayah pesisir seperti Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kota Dumai baru akan menghadapi potensi hujan serupa pada dini hari saat udara mulai kabur.

Secara umum, suhu udara di Riau berada pada rentang 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 60 hingga 100 persen. Angin berembus dari arah tenggara ke barat daya dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam. Di sektor perairan, tinggi gelombang laut di sekitar Riau diprakirakan masih aman dan tergolong rendah, yakni di kisaran 0,5 hingga 1,25 meter.

Di sisi lain, kondisi atmosfer yang memicu hujan ini berdampak positif pada penekanan potensi kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan pantauan satelit, Pulau Sumatera mendeteksi 10 titik panas yang tersebar di Sumatera Selatan sebanyak lima titik, Aceh tiga titik, serta Sumatera Utara dan Lampung masing-masing satu titik. Untuk wilayah Provinsi Riau sendiri, BMKG memastikan tidak ada titik panas yang terdeteksi atau berada pada status nihil. (Bil)