RIAUIN.COM - Pemerintah Kabupaten Kampar resmi memulai proses seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah definitif dan empat posisi eselon II lainnya. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur birokrasi yang selama beberapa bulan terakhir dijalankan oleh pejabat sementara.
Ketua Panitia Seleksi Ilyas Husti telah menandatangani pengumuman resmi nomor 006/PANSEL.SELTER/JPTP/2026 sejak 8 Mei 2026. Selain jabatan tertinggi bagi aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut, seleksi ini juga menyasar posisi Inspektur Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Asisten Administrasi Umum.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar Riadel Fitri mengonfirmasi bahwa pendaftaran telah dibuka bagi seluruh ASN yang memenuhi kriteria kompetensi. Proses ini dipandang krusial mengingat posisi Sekda Kampar kosong sejak Hambali mengundurkan diri pada November 2025. Saat ini, kendali operasional sekretariat daerah masih berada di bawah mandat Penjabat Sekda Ardi Mardiansyah.
"Kami mengundang ASN yang memiliki integritas dan kompetensi untuk berpartisipasi. Syarat dan ketentuan lengkap sudah kami lampirkan dalam pengumuman resmi," ujar Riadel Fitri di Bangkinang, Senin (11/5/2026).
Panitia seleksi yang beranggotakan sosok seperti Ansharudin, Indra, Zulher, dan Efendi Sihombing telah menyusun jadwal ketat. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal ASN Karier BKN hingga 22 Mei mendatang. Para pelamar harus melewati empat fase pengujian untuk memastikan kelayakan mereka.
Fase pertama meliputi verifikasi administrasi yang hasilnya akan diumumkan pada 23 Mei 2026. Selanjutnya, kandidat yang lolos wajib mengikuti uji kompetensi manajerial dan sosial kultural di UPT Penilaian Kompetensi BKD Riau pada 25-26 Mei.
Memasuki awal Juni, seleksi akan berfokus pada kompetensi teknis. Para calon pejabat diminta menyusun makalah serta menjalani sesi presentasi dan wawancara di hadapan tim pansel. Metode ini diharapkan mampu menggali visi dan solusi konkret para pelamar terhadap permasalahan di Kabupaten Kampar.
Setelah hasil akhir diumumkan pada 8 Juni, para kandidat terpilih masih harus menjalani tes kesehatan menyeluruh, termasuk pemeriksaan bebas narkotika. Jika seluruh proses berjalan sesuai jadwal, pelantikan pejabat definitif direncanakan berlangsung pada pekan ketiga Juni 2026 setelah mendapatkan pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara. (Adv)