Harga CPO Dongkrak Nilai Jual TBS Mitra Plasma di Riau


Selasa, 12 Mei 2026 - 14:35:29 WIB
Harga CPO Dongkrak Nilai Jual TBS Mitra Plasma di Riau

RIAUIN.COM - Tren positif harga minyak sawit mentah (CPO) global berdampak langsung pada pendapatan petani kelapa sawit di Provinsi Riau. Berdasarkan penetapan terbaru Dinas Perkebunan Provinsi Riau, harga tandan buah segar (TBS) untuk mitra plasma periode 13-19 Mei 2026 resmi merangkak naik hingga menembus angka Rp 3.900 per kilogram.

Kenaikan ini didorong oleh penguatan harga jual CPO yang naik sebesar Rp 216,44 dibandingkan pekan lalu, meski harga inti sawit (kernel) justru mengalami koreksi turun sekitar Rp 406,53. Pergerakan harga ini didasarkan pada regulasi baru melalui Permentan Nomor 13 Tahun 2024 serta hasil kajian rendemen terbaru dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi menjelaskan bahwa kelompok umur tanaman sembilan tahun mencatatkan kenaikan tertinggi pekan ini. Peningkatan sebesar 0,66 persen tersebut membuat harga jual di tingkat petani mitra plasma berada di level Rp 3.900,46 per kilogram.

Dalam proses penetapannya, tim menggunakan indeks K sebesar 92,08 persen dengan tambahan harga cangkang senilai Rp 17,90 per kilogram. Supriadi menegaskan bahwa bagi perusahaan yang tidak melakukan penjualan pekan ini, variabel penghitungan dialihkan pada harga rata-rata tim atau harga rata-rata dari Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) sesuai dengan validasi regulasi yang berlaku.

Saat ini, harga rata-rata CPO di KPBN tercatat sebesar Rp 15.472,50, sementara harga kernel berada di angka Rp 15.525,00. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau dalam memperbaiki tata kelola penetapan harga diklaim menjadi faktor kunci terciptanya harga yang berkeadilan bagi petani maupun perusahaan mitra.

Pemerintah berharap konsistensi penguatan harga ini dapat terus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat perdesaan di Riau, mengingat komoditas sawit merupakan tulang punggung pendapatan daerah. Perbaikan tata kelola ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi pekebun dalam ekosistem kemitraan.

Berikut rincian harga TBS mitra plasma di Riau berdasarkan usia tanaman untuk satu pekan ke depan:

Tumbuhan berumur tiga tahun dipatok Rp 3.014,39 per kilogram, umur empat tahun Rp 3.409,75, dan umur lima tahun Rp 3.611,47. Untuk tanaman berumur enam tahun harga mencapai Rp 3.767,61, umur tujuh tahun Rp 3.849,62, serta umur delapan tahun Rp 3.895,00.

Selanjutnya, harga tertinggi pada umur sembilan tahun sebesar Rp 3.900,46. Sementara untuk kelompok umur produktif 10 hingga 20 tahun berada di angka Rp 3.880,44. Untuk tanaman yang lebih tua, harga mulai melandai yakni umur 21 tahun Rp 3.820,66, umur 22 tahun Rp 3.763,67, dan terus menurun hingga umur 30 tahun yang ditetapkan sebesar Rp 3.393,44 per kilogram. (Bil)