Pemko Pekanbaru Perluas Jalan Bangau Sakti Guna Urai Kepadatan di Panam


Rabu, 06 Mei 2026 - 14:36:07 WIB
Pemko Pekanbaru Perluas Jalan Bangau Sakti Guna Urai Kepadatan di Panam

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mematangkan rencana pembukaan jalur alternatif untuk mengurai penumpukan kendaraan di kawasan Panam, khususnya sepanjang Jalan HR Soebrantas. Langkah tersebut dilakukan dengan memperlebar Jalan Bangau Sakti guna mengalihkan arus lalu lintas menuju Jalan Naga Sakti.

Pelaksana Harian Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin menjelaskan bahwa proyek ini merupakan respons atas tingginya beban volume kendaraan di gerbang utama wilayah barat kota. Koordinasi intensif kini tengah dijalankan dengan berbagai institusi pemegang hak lahan di area terdampak.

"Kami menyiapkan pelebaran Jalan Bangau Sakti yang nantinya akan terhubung hingga ke Jalan Naga Sakti. Kawasan Jalan Soebrantas saat ini sudah sangat padat, sehingga diperlukan jalur distribusi kendaraan yang baru," ujar Zulhelmi Arifin di Pekanbaru, Rabu (6/5/2026).

Area pengembangan jalan ini direncanakan memiliki lebar sekitar 8 meter dengan panjang mencapai 900 meter. Mengingat sebagian besar lahan yang diperlukan masuk dalam kawasan aset negara, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menjalin kesepakatan awal dengan pihak Radio Republik Indonesia (RRI) terkait area di sekitar menara pemancar.

Selain RRI, komunikasi serupa juga menyasar Universitas Riau (Unri) dan area di sekitar kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru. Zulhelmi Arifin menyebutkan bahwa proses administrasi mengenai hibah atau pelepasan aset akan dikawal ketat oleh BPN untuk memastikan legalitas lahan tetap terjaga tanpa merugikan negara.

Dinas terkait dijadwalkan melakukan pengukuran mendetail guna menentukan titik batas riil di lapangan. Upaya presisi ini dilakukan untuk menghindari pengambilan lahan yang melebihi kebutuhan konstruksi. Meski demikian, agenda peninjauan lapangan yang sedianya dilakukan bersama aparat kecamatan dan kelurahan sempat tertunda karena faktor cuaca.

"Pengukuran akan dijadwalkan ulang karena kendala hujan di lokasi. Pada prinsipnya, seluruh pihak sudah setuju dan siap melakukan pemetaan teknis di lapangan," lanjut pria yang akrab disapa Ami tersebut.

Proyek ini tidak hanya fokus pada pengaspalan badan jalan, tetapi juga mencakup penataan ulang infrastruktur pendukung, termasuk jaringan listrik di sekitar jalur baru. Pemko Pekanbaru menargetkan optimalisasi infrastruktur ini dapat memberikan pelayanan transportasi yang lebih memadai bagi masyarakat di kawasan pemukiman padat tersebut. (Bil)