Suparman Tempuh Jalur Adat dan Hukum Terkait Perselisihan dengan Iwan Pansa


Senin, 04 Mei 2026 - 17:16:33 WIB
Suparman Tempuh Jalur Adat dan Hukum Terkait Perselisihan dengan Iwan Pansa

RIAUIN.COM - Perselisihan yang melibatkan Suparman dan Iwan Pansa kini bergeser ke ranah formal. Suparman menegaskan bahwa persoalan tersebut telah resmi diadukan ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) serta pihak kepolisian sebagai upaya menjaga marwah masyarakat Melayu.

Saat mendatangi Sekretariat LAMR pada Senin (4/5/2026), Suparman yang didampingi Ketua LAMR Rokan Hilir Datuk Taufik Tambusai menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan perselisihan secara jantan. Ia menekankan bahwa langkah yang diambilnya saat ini merupakan bentuk penghormatan terhadap tatanan adab.

"Masalah ini sudah masuk wilayah adat dan hukum. Saya meminta kepada seluruh puak Melayu untuk tetap tertib dan tidak bertindak gegabah apalagi anarkis," ujar Suparman di hadapan perwakilan organisasi masyarakat dan kepemudaan yang hadir.

Suparman menjelaskan, meskipun dirinya secara pribadi siap menghadapi Iwan Pansa dalam pembuktian nyali satu lawan satu di hadapan lembaga adat, ia lebih memilih untuk mengedepankan proses yang berlaku. Menurutnya, sikap tenang yang ditunjukkan kelompoknya saat ini bukan merupakan bentuk rasa takut, melainkan cerminan akhlak masyarakat Melayu.

Ia juga mengajak seluruh pihak yang merasa dirugikan untuk menyampaikan laporan ke Kepolisian Daerah Riau dengan cara yang santun. Suparman berharap aparat penegak hukum dan tokoh adat dapat memberikan perhatian serius terhadap kasus ini demi tegaknya nilai-nilai kehormatan daerah.

"Orang Melayu itu dikenal baik, santun, dan agamanya bagus. Kita serahkan prosesnya kepada pihak berwenang dan kita tunggu hasilnya tanpa harus mencontohkan perilaku yang tidak baik," tuturnya memungkasi pernyataan.

Hingga saat ini, pihak Suparman menyatakan belum melakukan mobilisasi massa dari Rokan Hulu sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketertiban umum di Provinsi Riau, sembari memantau perkembangan laporan yang telah dilayangkan. (*)