PLN UIP3B Sumatera Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru bagi Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman


Kamis, 30 April 2026 - 22:30:59 WIB
PLN UIP3B Sumatera Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru bagi Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

RIAUIN.COM – Harapan baru mulai menyala di kolam-kolam budidaya milik masyarakat di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman. PT PLN (Persero) melalui UP2B Sumatera Bagian Tengah akan segera menyalurkan bantuan program Electrifying Agriculture sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Perikanan untuk Masyarakat Mandiri dan Sejahtera". Program ini menyasar Kelompok Pembudidaya Ikan Air Tawar Sepakat yang selama ini terus berupaya bertahan di tengah keterbatasan.

Selama bertahun-tahun, para pembudidaya mengandalkan cara konvensional dengan sarana terbatas dan biaya operasional tinggi. Produktivitas yang belum optimal serta tantangan dalam menjaga kualitas hasil panen menjadi keseharian mereka.

Kini, melalui program PLN Peduli, perubahan mulai terlihat. Bantuan yang akan diserahkan tidak hanya berupa sarana penunjang budidaya, tetapi juga terintegrasi dengan pemanfaatan energi listrik sebagai penggerak utama aktivitas produksi.

Program Electrifying Agriculture ini diharapkan menjadi titik balik bagi kelompok pembudidaya dalam meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses budidaya, serta menjaga kualitas hasil ikan secara lebih konsisten.

Dengan dukungan listrik yang optimal, aktivitas seperti sirkulasi air, aerasi, hingga pengolahan hasil dapat dilakukan lebih efektif, sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok.

General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menjadikan listrik sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Kami percaya bahwa listrik bukan hanya tentang penerangan, tetapi juga tentang membuka peluang. Melalui bantuan yang akan segera disalurkan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memanfaatkan energi listrik untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Bagi Kelompok Sepakat, program ini bukan sekadar bantuan, melainkan awal dari transformasi. Ketua kelompok menyebutkan bahwa dukungan dari PLN membawa optimisme baru bagi para pembudidaya untuk beralih ke sistem yang lebih modern dan efisien.

Dengan kesiapan tersebut, mereka berharap dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing produk perikanan lokal di pasar yang lebih luas.

Langkah PLN UIP3B Sumatera ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan solusi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Seiring rencana penyaluran bantuan yang segera dilakukan, Electrifying Agriculture di Padang Pariaman diharapkan mampu menjadi contoh bagaimana energi listrik dapat menjadi katalisator perubahan menuju kemandirian ekonomi dan kesejahteraan berkelanjutan. - adv