Dalam Empat Bulan, 70 Bangunan di Kota Pekanbaru Hangus Terbakar


Senin, 27 April 2026 - 14:53:49 WIB
Dalam Empat Bulan, 70 Bangunan di Kota Pekanbaru Hangus Terbakar

RIAUIN.COM - Tingginya angka kebakaran bangunan di Kota Pekanbaru dalam empat bulan terakhir memicu kekhawatiran serius. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat mayoritas insiden dipicu oleh gangguan teknis pada jaringan energi, yang menuntut adanya evaluasi keamanan instalasi listrik secara menyeluruh oleh pemilik bangunan.

Kepala DPKP Pekanbaru Zarman Candra memaparkan bahwa sepanjang periode Januari hingga April 2026, personelnya telah diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah pada 70 titik bangunan. Sebaran lokasi kebakaran mencakup wilayah pemukiman padat penduduk hingga kawasan komersial di berbagai kecamatan.

"Selama empat bulan ini sudah ada 70 kejadian. Data ini menjadi alarm bahwa potensi ancaman kebakaran di lingkungan kita masih berada di level yang sangat tinggi," ujar Zarman Candra saat ditemui wartawan, Senin (27/4/2026).

Investigasi tim di lapangan menunjukkan pola penyebab yang serupa di hampir setiap lokasi kejadian. Arus pendek atau korsleting listrik tetap menjadi faktor dominan yang menghanguskan bangunan. Selain itu, kelalaian dalam penggunaan perangkat dapur, khususnya terkait kebocoran dan ledakan tabung gas, turut memperpanjang daftar musibah tersebut.

Menurut Zarman Candra, masyarakat perlu mengubah pola pikir dari sekadar memadamkan api menjadi mencegah sejak dini. Ia mengimbau warga untuk mulai melakukan audit mandiri terhadap kabel dan perangkat listrik di bangunan masing-masing, guna memastikan seluruh instalasi masih memenuhi standar kualitas dan keamanan.

Langkah preventif ini dianggap krusial mengingat kecepatan api dalam melahap bangunan sering kali sulit dibendung jika hanya mengandalkan respons pemadaman. Sinergi antara kesiapsiagaan petugas dan kewaspadaan dini penghuni bangunan diharapkan mampu menekan angka kerugian materiil maupun risiko korban jiwa di masa mendatang. (Bil)