DLHK Pekanbaru Tindak Tegas Angkutan Sampah Ilegal dari Kampar


Kamis, 23 April 2026 - 15:03:56 WIB
DLHK Pekanbaru Tindak Tegas Angkutan Sampah Ilegal dari Kampar

RIAUIN.COM - Penertiban terhadap pembuangan sampah lintas wilayah terus diintensifkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Tim gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bersama Satpol PP menciduk tiga unit armada angkutan mandiri tanpa izin yang kedapatan membuang muatan di tempat penampungan sementara (TPS) ilegal.

Langkah tegas ini diambil setelah petugas melakukan patroli rutin di kawasan pinggiran kota pada akhir pekan lalu. Para pelanggar yang menggunakan kendaraan jenis pikap tersebut tertangkap tangan saat mencoba mengosongkan muatan sampah di area yang bukan peruntukannya.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra mengungkapkan bahwa titik penangkapan berada di kawasan Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki. Berdasarkan pemeriksaan, diketahui bahwa sampah-sampah tersebut bukan berasal dari lingkungan dalam kota, melainkan sengaja dibawa dari wilayah tetangga.

"Setelah kami telusuri, angkutan ini mengangkut sampah dari wilayah Kabupaten Kampar yang berbatasan langsung dengan Pekanbaru, seperti dari daerah Tapung dan Rimbo Panjang," ujar Reza Aulia Putra, Kamis (23/4/2026).

Sebagai bentuk efek jera, ketiga unit kendaraan tersebut sempat ditahan di Markas Komando Satpol PP Pekanbaru selama lima hari. Selain penyitaan sementara armada, masing-masing pemilik angkutan dijatuhi sanksi administratif berupa denda sebesar Rp2,5 juta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Reza Aulia Putra menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan untuk meningkatkan eskalasi sanksi jika para pelaku kembali mengulangi perbuatannya. Jika kembali terjaring, pemerintah kota akan melakukan penyitaan kendaraan secara permanen atau dalam jangka waktu yang lebih lama.

Saat ini, DLHK telah memetakan sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah ilegal, terutama di wilayah perbatasan antara Pekanbaru dengan Rimbo Panjang dan Tapung. Patroli harian kini difokuskan pada jalur-jalur tersebut guna memastikan komitmen menjaga kebersihan wilayah ibu kota Provinsi Riau tetap terjaga. (Bil)