Riau Prioritaskan Sapi Lokal untuk Kurban Bantuan Presiden


Senin, 20 April 2026 - 18:55:17 WIB
Riau Prioritaskan Sapi Lokal untuk Kurban Bantuan Presiden

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mulai menjaring kandidat sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto dari peternak di 12 kabupaten dan kota. Langkah ini diambil untuk memastikan hewan kurban yang terpilih memiliki kualitas terbaik sekaligus mendorong perputaran ekonomi peternak di daerah.

Seluruh wilayah di Riau saat ini sedang melakukan seleksi awal terhadap sapi-sapi unggulan di tingkat lokal. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Elyan Buzra menyatakan bahwa proses usulan dari daerah diharapkan rampung pada pekan depan.

"Saat ini 12 kabupaten dan kota sudah mulai melakukan seleksi. Beberapa daerah bahkan telah mengajukan kandidatnya. Kami optimis pekan depan seluruh usulan sudah masuk ke tingkat provinsi," ujar Elyan Buzra, Minggu (19/4/2026).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, verifikasi tahun ini memperketat kriteria pada aspek bobot dan standar kesehatan yang bebas dari penyakit menular. Strategi ini dilakukan agar sapi yang terpilih benar-benar merepresentasikan kualitas ternak lokal Riau untuk kebutuhan kurban tingkat provinsi.

Selain aspek kesehatan, Pemerintah Provinsi Riau juga menerapkan kebijakan khusus bagi daerah yang memiliki sapi dengan bobot di atas satu ton. Daerah dengan potensi tersebut diminta menyiapkan minimal dua ekor sapi sebagai cadangan.

"Kebijakan ini merupakan langkah antisipasi. Jika satu ekor ditetapkan sebagai bantuan presiden di tingkat provinsi, maka satu ekor lainnya tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan kurban di kabupaten atau kota asal," kata Elyan Buzra menjelaskan.

Pemerintah berharap program ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah tahunan, tetapi juga menjadi stimulus bagi peternak lokal untuk meningkatkan skala usahanya. Dengan mewajibkan pengadaan dari peternak daerah, manfaat ekonomi dari bantuan presiden diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di perdesaan.

Hingga saat ini, tim dari Dinas Peternakan terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan seluruh sapi yang diusulkan memenuhi kualifikasi sebelum ditetapkan secara resmi menjelang Iduladha 1447 Hijriah. (*)