Komisi II DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Kamis (5/3/2026) di Ruang Rapat Komisi II DPRD Provinsi Riau. | Foto : hms
RIAUIN.COM– Komisi II DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Kamis (5/3/2026), di Ruang Rapat Komisi II DPRD Riau. Rapat ini membahas realisasi program Tahun Anggaran 2026 sekaligus rencana kerja tahun 2027, dengan fokus pada penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
RDP dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau Hardi Chandra, dan dihadiri anggota Komisi II lainnya, yakni Soniwati, Evi Juliana, Siti Aisyah, Monang Eliezer Pasaribu, serta Sutan Sari Gunung. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Riau Tekad Perbatas beserta jajaran.
Dalam rapat tersebut, Komisi II menyoroti capaian program Dinas Pariwisata pada awal tahun 2026 serta strategi yang akan diterapkan untuk mengembangkan sektor pariwisata di tahun mendatang.
Wakil Ketua Komisi II Hardi Chandra menegaskan pentingnya pelaksanaan program yang sesuai dengan regulasi, serta perlunya penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan DPRD.
“Kami berharap seluruh kegiatan yang telah dianggarkan dapat berjalan sesuai ketentuan. Komunikasi dan koordinasi antara Dinas Pariwisata dan DPRD juga harus terus diperkuat agar program berjalan efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Riau Tekad Perbatas menyampaikan bahwa hingga awal 2026, tren kunjungan wisatawan menunjukkan perkembangan positif.
Dia menjelaskan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 5.532 orang, sedangkan wisatawan nusantara mencapai 689.458 orang, dengan rata-rata lama tinggal antara dua hingga enam hari.
Dari sisi anggaran, pada awal tahun berjalan, realisasi keuangan Dinas Pariwisata mencapai 7,49 persen, sementara realisasi fisik sebesar 11,66 persen.
Selain itu, Riau juga memiliki sejumlah agenda unggulan yang masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) tahun 2026, di antaranya Festival Perang Air, Bakar Tongkang, Kenduri Riau, Pacu Jalur, dan Festival Subayang.
Untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, Dinas Pariwisata terus menggencarkan promosi destinasi wisata serta menjalin kerja sama dengan pelaku industri pariwisata, termasuk agen perjalanan.
Komisi II berharap berbagai program dan agenda tersebut dapat dimaksimalkan guna meningkatkan daya tarik wisata Riau, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD di tahun 2027. -adv