Banjir Bandang Terjang Kampar Kiri Hulu, Rumah Warga di Bibir Sungai Hanyut


Jumat, 03 April 2026 - 17:56:08 WIB
Banjir Bandang Terjang Kampar Kiri Hulu, Rumah Warga di Bibir Sungai Hanyut

RIAUIN.COM - Intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu menyebabkan Sungai Subayang meluap dan memicu banjir bandang di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Setidaknya delapan desa terendam luapan air yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Riau Edy Afrizal mengonfirmasi bahwa desa yang terdampak meliputi Aur Kuning, Tanjung Belit, Gema, Ludai, Kebun Tinggi, Koto Lama, Terusan, dan Subayang Jaya. Selain di Kampar Kiri Hulu, banjir juga dilaporkan meluas ke Kecamatan Kampar Kiri, tepatnya di Desa Kuntu, Padang Sawah, dan Teluk Paman.

"Akibat banjir bandang ini, terdapat rumah warga yang berada di tepian sungai terbawa arus. Namun, saat ini kondisi air dilaporkan sudah surut dan kembali berada di bawah bibir sungai," ujar Edy saat memberikan keterangan di Pekanbaru.

Meskipun tren air mulai menurun, Pemerintah Provinsi Riau melalui BPBD tetap melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Kampar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat cuaca yang masih fluktuatif.

"Kami terus memantau fluktuasi muka air sungai melalui tim di lapangan. Jika dibutuhkan bantuan logistik atau personel tambahan, kami meminta pemerintah daerah segera menghubungi BPBD Riau," tambahnya.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan bahwa karakteristik banjir di wilayah Kampar Kiri Hulu cenderung cepat surut. Meski demikian, daya rusak banjir bandang tetap menjadi perhatian utama, terutama bagi permukiman yang berada tepat di bantaran sungai.

Saat ini, tim reaksi cepat masih disiagakan di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga serta mendata kerugian material akibat bencana tersebut. Pihak BPBD mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Subayang untuk tetap waspada terhadap potensi hujan kiriman dari arah hulu. (Bil)