BNPB Semai 4 Ton Garam di Pesisir Riau Cegah Karhutla Meluas


Selasa, 31 Maret 2026 - 09:41:02 WIB
BNPB Semai 4 Ton Garam di Pesisir Riau Cegah Karhutla Meluas

RIAUIN.COM - Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menggulirkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau, Selasa (31/3/2026). Langkah ini diambil untuk membasahi lahan gambut melalui hujan buatan seiring masuknya musim kemarau di wilayah tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau M Edy Afrizal menjelaskan, operasi ini merupakan tahap kedua setelah kegiatan serupa dilakukan pada awal Februari lalu. Fokus penyemaian awan kali ini diarahkan ke wilayah pesisir timur yang dinilai rawan.

"Operasi difokuskan di Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai," ujar M Edy Afrizal di Pekanbaru.

Hingga saat ini, tim telah menyemai sedikitnya 4 ton garam di langit Riau. Dalam setiap penerbangan, pesawat pengangkut membawa sekitar 1 ton garam untuk ditaburkan di titik-titik awan potensial.

Selain dukungan modifikasi cuaca, satu unit helikopter pengebom air (water bombing) telah disiagakan. Namun, mengingat luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus bertambah, Pemerintah Provinsi Riau kini tengah mengajukan tambahan armada udara ke pemerintah pusat.

"Kami sudah mengusulkan tambahan helikopter water bombing. Saat ini masih dalam proses administrasi karena perizinannya cukup panjang," kata M Edy Afrizal.

Berdasarkan laporan terkini, terdapat tiga wilayah yang masih terpantau mengalami kebakaran, yakni Kabupaten Bengkalis masih dalam proses pemadaman oleh tim gabungan. Kabupaten Pelalawan memasuki tahap pendinginan. Kabupaten Indragiri Hilir memasuki tahap pendinginan.

M Edy Afrizal menambahkan bahwa fokus utama tim gabungan saat ini adalah memastikan sisa api di area pendinginan benar-benar padam agar tidak memicu titik api baru akibat cuaca panas dan embusan angin kencang. (Bil)