Pemprov Riau Percepat Penyaluran Dana Imbas Tiga Kabupaten Belum Bayar THR


Jumat, 27 Maret 2026 - 18:49:19 WIB
Pemprov Riau Percepat Penyaluran Dana Imbas Tiga Kabupaten Belum Bayar THR

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah taktis untuk mengatasi keterlambatan pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tiga wilayah, yakni Kabupaten Bengkalis, Siak, dan Rokan Hilir. Kebijakan percepatan transfer dana dilakukan guna memastikan hak pegawai terpenuhi sebelum Idul Fitri 2026.

Hingga mendekati penghujung Ramadan, ketiga pemerintah kabupaten tersebut dilaporkan masih mengalami kendala finansial yang menghambat penyaluran kewajiban terhadap ASN. Kondisi fiskal daerah yang terbatas menjadi pemicu utama persoalan tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menyatakan, pihaknya telah menerima laporan langsung dari sejumlah kepala daerah terkait defisit arus kas yang dihadapi. Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera melakukan koordinasi untuk merumuskan solusi jangka pendek.

"Mudah-mudahan dengan kebijakan itu bisa meringankan pemerintah kabupaten untuk dapat membayarkan kewajibannya," ujar Syahrial Abdi dalam rapat koordinasi di Pekanbaru.

Sebagai solusi, Pemprov Riau menerapkan skema percepatan penyaluran dana transfer ke daerah. Fokus utama bantuan ini adalah melalui penyaluran tambahan angsuran dari dana kurang salur yang menjadi hak kabupaten.

Langkah ini diambil untuk memberikan ruang napas bagi anggaran daerah yang sedang tertekan. Meski kondisi fiskal provinsi sendiri tidak tanpa tantangan, Pemprov Riau menegaskan komitmennya untuk tetap menyeimbangkan distribusi keuangan agar stabilitas pemerintahan di tingkat kabupaten/kota tetap terjaga.

Berbeda dengan kondisi di tiga kabupaten tersebut, Syahrial Abdi memastikan bahwa seluruh kewajiban pembayaran gaji dan THR bagi ASN di lingkungan Pemprov Riau telah diselesaikan. Seluruh hak pegawai tingkat provinsi telah masuk ke rekening masing-masing tepat waktu.

Persoalan keterlambatan di Bengkalis, Siak, dan Rokan Hilir ini menjadi catatan penting dalam pengelolaan keuangan daerah yang adaptif. Manajemen arus kas yang lebih matang diperlukan agar tekanan anggaran di momen krusial, seperti menjelang hari raya, tidak lagi mengulang skema yang sama di masa mendatang. -Juh