RIAUIN.COM - Volume kendaraan yang melintasi Jalan Tol Trans-Sumatera atau JTTS masih menunjukkan tren peningkatan signifikan pada periode arus balik Lebaran 2026. Hingga Rabu (25/3/2026), PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 209.536 kendaraan melintas secara kumulatif di seluruh ruas tol yang telah beroperasi.
Angka tersebut merepresentasikan kenaikan sebesar 132,46 persen dibandingkan dengan trafik pada kondisi normal. Meski mulai melandai jika dibandingkan dengan puncak arus balik pada hari sebelumnya, mobilitas masyarakat dari berbagai wilayah menuju kawasan perkotaan terpantau masih tinggi.
Plt EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Hamdani menjelaskan bahwa pemantauan trafik terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan keamanan para pengguna jalan selama masa mudik dan balik Lebaran.
"Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 209.536 kendaraan," ujar Hamdani dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2026).
Berdasarkan data perusahaan, lonjakan volume kendaraan terjadi merata di berbagai provinsi di Sumatera. Ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatatkan volume tertinggi dengan total 43.411 kendaraan, atau naik 185,94 persen dari trafik normal.
Di wilayah utara, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 mencatat persentase kenaikan paling tajam mencapai 381,45 persen dengan total 13.909 kendaraan. Lonjakan drastis juga terjadi di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang mencatat kenaikan 297,14 persen atau sebanyak 17.748 kendaraan.
Berikut adalah rincian trafik di sejumlah ruas tol lainnya:
Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung: 26.357 kendaraan (naik 103,48 persen).
Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih: 26.767 kendaraan (naik 106,01 persen).
Tol Pekanbaru–Dumai: 21.434 kendaraan (naik 53,03 persen).
Tol Binjai–Langsa: 17.926 kendaraan (naik 130,83 persen).
Tol Padang–Sicincin: 7.706 kendaraan (naik 282,62 persen).
Selain ruas operasional, jalur fungsional juga mulai dipadati pemudik. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) dilalui oleh 5.260 kendaraan, sementara Tol Palembang–Betung ruas Kramasan–Pangkalan Balai mencatat sebanyak 5.452 kendaraan.
Pihak pengelola jalan tol mengimbau para pengendara untuk selalu menjaga stamina dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengguna jalan diminta tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah.
"Pengguna jalan diharapkan dapat beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk, demi keselamatan bersama," tutur Hamdani.
Selain itu, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan menjaga jarak aman antar-kendaraan menjadi kunci utama untuk menekan risiko kecelakaan di jalan tol selama periode sibuk ini. (Bil)